logo


KKP Genjot Pemanfaatan Potensi Budidaya Laut

Berdasarkan kajian terbaru potensi kawasan perikanan budidaya menunjukkan total potensi indikatif lahan budidaya laut mencapai ± 12 juta hektar.

22 Maret 2017 13:12 WIB

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto.
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Ditjen Perikanan Budidaya terus menjadikan bidang budidaya laut sebagai prioritas dalam kebijakan pembangunan perikanan budidaya nasional ke depan.

Hal itu akan menjadi prioritas pemerintah mengingat besarnya potensi yang masih dapat dimanfaatkan, sehingga diharapkan akan mampu mendongkrak kontribusi sektor perikanan terhadap PDB nasional. Demikian disampaikan Dirjen Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto dalam kerangan pers-nya di Jakarta, Rabu (22/3).

Lebih lanjut ia mengatakan, berdasarkan kajian terbaru potensi kawasan perikanan budidaya menunjukkan total potensi indikatif lahan budidaya laut mencapai ± 12 juta hektar.


KKP Dorong Budidaya Kerang Mutiara Berkelanjutan Demi Kelestarian Alam

"Kita memiliki potensi yang sangat besar dan akan kita maksimalkan pemanfaatanya," imbuh Slamet Soebjakto.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa sampai saat ini luas pemanfaatan lahan budidaya laut di Indonesia baru mencapai ± 285.527 hektar atau sekitar 2,36% dari total potensi yang ada.

"Untuk saat ini capaian volume produksi budidaya laut hingga akhir 2016 mencapai ± 11.762.420 ton atau naik 4% dari tahun sebelumnya," ujarnya.

Ia berkomitmen pada tahun 2017 volume produksi dari sektor budidaya akan terus meningkat.

Prioritaskan Pemberdayaan Perempuan Nelayan jadi Perhatian KKP

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan