logo


Pemerintah Tegaskan RUU Pertembakauan Tidak Perlu Dibahas

Pemerintah telah mempercayakan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, dan Menteri Perdagangan untuk berbicara dengan DPR terkait RUU Pertembakauan.

21 Maret 2017 21:51 WIB

Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menjawab pertanyaan wartawan.
Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menjawab pertanyaan wartawan. Setpres/Jay

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Meskipun sudah ada Surat Presiden (Surpres) kepada pimpinan DPR RI, pemerintah menegaskan sikapnya terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertembakauan tidak berubah. Pada prinsipnya pemerintah menganggap peraturan yang ada sudah lebih dari cukup untuk mengatur yang ada.

“Pada prinsipnya hasil keputusan Rapat Terbatas (ratas), Presiden dan Wakil Presiden memutuskan untuk tidak melanjutkan pembahasan yang berkaitan dengan pertembakauan,” tegas Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung kepada wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/3).

Pramono menjelaskan, pemerintah telah mempercayakan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, dan Menteri Perdagangan untuk berbicara dengan DPR terkait RUU Pertembakauan.

"Sehingga dengan dengan demikian hal yang berkaitan dengan Rancangan Undang-Undang  Pertembakauan pada prinsipnya pemerintah menganggap peraturan yang ada sudah lebih dari cukup untuk mengatur yang ada,” ujarnya.

Ia menyebutkan, ada dua alternatif apakah perlu pakai DIM atau tidak perlu pakai DIM.

“Jadi dua-duanya itu prinsipnya adalah bahwa posisi pemerintah tidak berubah, begitu,” tegasnya.
Terkait adanya penafsiran bahwa dengan adanya Surpres berarti pemerintah setuju membahas RUU Pertembakauan, lanjut Pram, hal itu adalah keputusan Rapat Terbatas. Ia mengaku mengetahui hal itu.

Asing Recoki Pembahasan RUU Pertembakauan

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas