logo


Petani Tak Jua Nikmati Kenaikan Harga Bawang Merah

Entah sampai kapan negara bisa hadir mengangkat derajat ekonomi petani bawang dan juga cabai ? Kendati harga dua komoditi ini sudah melangit.

18 Maret 2017 08:56 WIB

Petani melakukan panen bawang merah di Desa Leces, Kecamatan Leces, Probolinggo, Jatim, Rabu (21/5).
Petani melakukan panen bawang merah di Desa Leces, Kecamatan Leces, Probolinggo, Jatim, Rabu (21/5). Antara

CIREBON, JITUNEWS.COM - Harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Cirebon masih melambung. Namun tingginya harga bawang merah tidak dinikmati oleh petani. Berdasarkan pantauan di Pasar Pagi, Kota Cirebon, bawang merah dalam pekan ini dijual berkisar Rp 34.000 hingga Rp 36.000 per Kg tergantung ukuran bawang merah yang dijual.

Pekan ini harga bawang merah sebenarnya sudah turun dari pekan sebelum yang dihargai Rp 40.000 per Kg. Namun sekalipun sudah turun, harga bawang merah masih tergolong tinggi. ”Biasanya harga bawang merah lokal itu di kisaran Rp 20.000 hingga Rp 25.000 per kg,” papar Muchsin, pedagang di Pasar Pagi, Kota Cirebon. 

Tetapi tingginya harga bawang merah lokal saat ini tidak dinikmati oleh petani. Menurut ketua kelompok tani bawang merah Cukang Akar, dari Desa Silih Asih, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, bernama Rois, bahwa saat ini petani bawang merah sudah mulai panen. Tetapi harganya tetap rendah di tingkat petani. 


Bulog Jabar Berkomitmen Jaga Kestabilan Harga Gabah di Tingkat Petani

Contoh, dari areal tanam bawang merah seluas empat hektar hanya dihargai Rp 450.000. Ini berarti bawang merah hanya dihargai sekitar Rp 11.250 per Kg. Harga ini juga tidak sebanding dengan biaya produksi yang harus mereka keluarkan.

Menurut seorang petani di Cirebon, Rois, untuk satu hektar tanaman bawang merah mereka membutuhkan biaya hingga Rp 120.000. Namun biaya produksi pada musim pertama ini akan berkurang pada musim kedua hingga keempat.

”Untuk biaya tanam musim kedua hingga keempat rata-rata biaya produksi sekitar Rp 80 juta,” kata Rois.

Meskipun mendapatkan keuntungan yang tipis, Rois dan anggota kelompoknya masih akan menanam bawang merah tahun ini dengan harapan harga bawang merah pada tiga musim berikutinya bisa lebih baik dibandingkan musim tanam pertama. 

Pengamat Sebut Kebun Sawit Milik Petani Perlu Untuk Diremajakan

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan,Yusran Edo Fauzi