logo


Bawang Merah Lokal Lenyap, yang Impor Justru Banjiri Pasar Tradisional di Medan

Tatanan distribusi bawang merah lokal yang carut marut, membuat bawang merah impor yang akhirnya menguasai pasar tradisional.

18 Maret 2017 08:30 WIB

Bawang merah.
Bawang merah. JITUNEWS/Johdan A.A.P

MEDAN, JITUNEWS.COM – Serbuan bawang merah impor ke pasar-pasar tradisional juga terjadi di Medan, yang mana berlimpah pasokan bawang merah dari Thailand, dengan harga yang tinggi pula.

”Saya jual bawang merah asal Thailand Rp 42.000 per Kg. Rata-rata pedagang di Medan menjual bawang Thailand, karena tidak ada lagi saya lihat bawang merah dari Samosir. Sudah beberapa hari ini tidak masuk barangnya,” tutur pedagang wanita, Fatia.

”Yang kami jual ini bawang merah asal Thailand, karena bawang lokal lagi kosong. Tapi, kualitasnya lebih bagus,” ucap M. Pasaribu, pedagang di Pasar Petisah, Medan, Sumatera Utara.


Kementan Pastikan Pasokan Cabai dan Bawang Merah Tetap Stabil

Sejak pekan kedua Maret ini, harga bawang merah impor Rp 40.000 per Kg. Sedangkan sebelumnya harga bawang merah lokal Rp 36.000 per Kg.

Pedagang di pasar itu mulai menjual bawang merah asal Thailand sejak sepekan terakhir ini. Biasanya menjual jual bawang merah dari Pulau Samosir. Tapi, bawang merah Samosir justru dijual ke Pulau Jawa. Sehingga pasokan di sini sekarang kosong. Maka masuk lah bawang merah asal Thailand.

Pedagang tempat lain di Pasar Sukaramai, Medan, juga menjual bawang merah Thailand dengan harga tinggi, karena terpaksa menjual lantaran bawang merah lokal lagi kosong.

KPPU Awasi Kemungkinan Adanya Kartel Harga Cabai dan Bawang

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan,Yusran Edo Fauzi