logo


Gawat, Banyak Perusahaan Tambang Tak Patuh Pajak

Untuk mengatasi persoalan di sektor tambang tersebut, pemerintah pun berupaya menggandeng KPK

2 Desember 2014 17:30 WIB

Perusahaan tambang berstatus Cnc
Perusahaan tambang berstatus Cnc

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menilai bahwa kepatuhan pembayaran pajak di sektor tambang hingga saat ini masih sangat minim. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya perusahaan tambang yang belum berstatus Clean and Clear (CnC).

“Penerimaan pajak di sektor tambang belum maksimal. Sekian banyak perusahaan tambang pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan melakukan eksplorasi tapi belum berstatus CnC. Artinya masih banyak yang belum patuh bayar pajak,” ungkap Bambang di Jakarta, Selasa (2/12).

Diakui Bambang, tak hanya lalai membayar pajak, sejumlah perusahaan tambang bahkan tercatat belum memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Akibatnya, negara banyak dirugikan.


Harga Batu Bara Kalori Tinggi Menurun, PT Bukit Asam Tetap Pertahankan Target Produksi

“Banyak yang tak memiliki NPWP otomatis banyak yang nggak bayar pajak. Kalau itu tidak dibayar segala macam penerimaan tidak masuk ke negara,” ujarnya.  

Untuk mengatasi persoalan di sektor tambang tersebut, pemerintah pun berupaya menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dengan adanya keterlibatan KPK diharapkan kepatuhan pajak di sektor tambang akan mengalami peningkatan.

 

Jalankan Restrukturisasi, Krakatau Steel Ingin Kinerja Kembali Sehat

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid