logo


Diduga Mengandung Bahan Berbaya, BPOM Sidak Produsen Makanan Vegetarian di Tangerang

Di dalam gudang perusahaan makanan itu ditemukan banyak kecoa

17 Maret 2017 14:31 WIB

Kepala BPOM Banten, Mohamad Kashuri (Kanan) menunjukan barang bukti makanan olahan ilegal di Tangerang
Kepala BPOM Banten, Mohamad Kashuri (Kanan) menunjukan barang bukti makanan olahan ilegal di Tangerang tangeranghits.com

BANTEN, JITUNEWS.COM - Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Mohamad Kasuri mengungkapkan bahwa ada produsen makanan vegetarian di kawasan Tangerang belum memiliki izin resmi dan patut diduga menggunakan bahan kimia yang berbahaya. 

"Kami menemukan produsen makanan protein sayuran yang tidak memiliki izin edar dan diduga mengandung bahan-bahan berbahaya,' ucap Kasuri, Jumat (17/3/2017).

Saat melakukan sidak, pihaknya juga menemukan fasilitas yang digunakan untuk produksi tidak layak pakai atau tidak memenuhi syarat. Selain itu, dari sisi kebersihan dan sanitasi juga terlihat tidak memeuhi standar.


Berantas Peredaran Obat dan Kosmetik Online, BPOM Diminta Gandeng Kemenkominfo

"Tadi kita lihat di ruang gudang dan produksi ditemukan banyak kecoa, kotor, lembab, aromanya juga tidak sedap," terangnya.

Diketahui produsen makanan vegetarian itu adalah PT Ruhuey Indonabati, di Jalan H Mutaqin RT 004/002 Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Hasil dari sidak yang dilakukan membuat perusahaan makanan tersebut terancam sangsi. Kasuri, lebih lanjut menyatakan akan menghentikan proses produksi sementara hingga pemilik pabrik menyelesaikan proses perizinan.

"Semua proses dihentikan sampai yang bersangkutan menyelesaikan perizinan,"pungkasnya.

BPOM Tindak Tegas Pelaku Penyebaran Obat Illegal

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari