logo


Soal Penertiban Spanduk Provokatif, Begini Saran FPI

Slamet berharap, aparat yang bertugas menertibkan tetap mengedepankan dialog dengan para pengurus masjid dan warga agar tak terjadi 'gesekan'

16 Maret 2017 05:45 WIB

Spanduk Tolak Salatkan Jenazah Pro Ahok di Sebuah Masjid
Spanduk Tolak Salatkan Jenazah Pro Ahok di Sebuah Masjid Twitter

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ormas pimpinan Habib Rizieq Shihab, Front Pembela Islam (FPI), mendukung tindakan aparat menertibkan spanduk berisi kalimat provokatif untuk menolak mengurus jenazah pendukung penista agama jelang putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Juru bicara FPI, Slamet Ma'arif, mengatakan, spanduk yang memang dipasang di tempat terlarang sudah sebaiknya ditertibkan. Namun, Slamet berharap, aparat yang bertugas menertibkan tetap mengedepankan dialog dengan para pengurus masjid dan warga agar tak terjadi 'gesekan' yang akan memperkeruh atmosfer Pilkada DKI saat ini.

"Ini kan mengerahkan kekuatan, Satpol PP datang ke masjid, dia turunkan, itu jangan. Itu nggak bijak saya pikir. Ajaklah musyawarah, ajak dialog. Manfaat dan mudharatnya bagaimana," tukas Slamet, seperti diwartakan suaracom, Rabu (15/3).


Sony Curigai Spanduk Provokatif Berasal dari Satu Sumber

Lebih lanjut, Slamet mengatakan bahwa sikap warga yang memasang spanduk berisi boikot terhadap jenazah pendukung kandidat yang dinilai menistakan agama memiliki dasar sesuai keyakinan mereka.

"Adapun mereka pasang spanduk, tidak menyolatkan jenazah orang munafik, tidak menyolatkan pendukung orang kafir, jelas mereka punya dasar hukum," pungkas Slamet.
.

Bukan Porsi Menteri Agama Berikan Penindakan Soal Spanduk Provokatif

Halaman: 
Penulis : Riana