logo


Pemerintah Tegaskan Kapal Pesiar MV. Caledonia Sky Harus Bertanggung Jawab

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus melakukan koordinasi secara cepat dan tanggap atas tragedi kandasnya Kapal Pesiar MV. Caledonia Sky di Kawasan Konservasi Perairan Raja Ampat

15 Maret 2017 12:36 WIB

Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP, Brahmantya Satyamurti.
Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP, Brahmantya Satyamurti. Jitunews/Bayu Erlangga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus melakukan koordinasi secara cepat dan tanggap atas tragedi kandasnya Kapal Pesiar MV. Caledonia Sky di Kawasan Konservasi Perairan Raja Ampat. Rapat koordinasi akan segera digelar bersama Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Pemerintah Daerah Raja Ampat untuk membahas tindak lanjut kejadian tersebut.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan Brahmantya Satyamurti Poerwadi, mengatakan bahwa pihak Kapal Pesiar MV. Caledonia Sky harus bertanggung jawab atas Kerusakan terumbu karang di raja ampat. Pasalnya kawasan kepulauan Raja Ampat merupakan Kawasan Konservasi Perairan yang telah ditetapkan oleh Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 36/KEPMEN-KP/2014 tentang Kawasan Konservasi Perairan Kepulauan Raja Ampat di Provinsi Papua Barat.

“Kejadian kandasnya kapal pesiar tersebut menjadi perhatian serius bagi pemerintah pusat maupun daerah akan pentingnya peraturan daerah tentang rencana zonasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil sebagai acuan dalam pengelolaan wisata bahari,” demikian kata Brahmantya Satyamurti Poerwadi saat melakukan jumpa pers di Kantor KKP, Rabu (15/3).


Amankan Wanita Bawa Anjing ke Masjid, Polisi: Keterangannya Berubah-ubah

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa sampai saat ini pihak Kapal Pesiar MV. Caledonia Sky sudah menyatakan kesanggupannya untuk bertanggung jawab atas kerusakan tersebut. “Tetapi saat ini tim kita sedang melakukan penghitungan secara cermat di lapangan berapa luas wilayah kerusakannya, potensi kerusakan terumbu karang yang ada, dampak lingkungan yang akan terjadi. Semuanya dalam masa kajian yang mendalam, baru kemudian kita laporkan berapa total kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut,” imbuhnya.

Kronologis kejadian kandasnya Kapal Pesiar MV. Caledonia Sky tersebut terjadi pada hari Sabtu, 4 Maret pukul 12.41 WIT di sekitar Pulau Manswar Distrik Meos Manswar Kab. Raja Ampat, Jumlah Kru Kapal 79 personel dan Penumpang 102 dari berbagai negara. Informasi sementara Kandasnya Kapal Pesiar MV Caledonian Sky diduga akibat nahkoda hanya memonitor GPS dan radar tanpa memperhitungkan pasang surut (keadaan alam). Kapal akhirnya dapat ditarik setelah menunggu Air Pasang tinggi. Akibat dari kandasnya Kapal Pesiar MV Calesonian Sky tersebut maka terumbu karang di sekitar area kandas terumbu karang mengalami kerusakan. Dari hasil pemeriksaaan, kerusakan terumbu karang diperkirankan mengalami kerusakan fisik mencapai 1.600 meter2.

4 WNI di Kapal Diamond Princess Positif Corona, 74 Lainnya Akan Dikarantina

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan