logo


Tak Usah Takut Gendut, Kue ini 100% Terbuat Dari Sayuran

Kue Cantik ini terbuat dari berbagai macam bahan sayuran yang pastinya rasanya berbeda dengan kue pada umumnya

14 Maret 2017 12:12 WIB

Salad cake karya food stylis Jepang, Mitsuki Moriyasu.
Salad cake karya food stylis Jepang, Mitsuki Moriyasu. Dok. Cnn.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Takut Gendut setelah banyak makan kue? Kini hadir inovasi baru yakni salad cake yang akhir-akhir ini menjadi hidangan populer di Jepang. Kue yang terbuat dari bahan sayuran tersebut tentunya akan menyehatkan badan dan tidak berdampak buruk untuk program diet yang sedang dijalankan.

Bagi para wanita, kue merupakan salah satu makanan favoritenya. Namun, banyak dari mereka menghindarinya karena takut gemuk. Hadirnya inovasi ini, diharapkan dapat menghilangkan rasa takut untuk menyantap hidangan manis ini bagi kalangan perempuan.

Dilansir dari CNN (14/3/2017), Salad cake karya food stylis Jepang, Mitsuki Moriyasu itu berbahan dasar sayuran seperti seledri, wortel, selada dan yang lainya. 


Palalada, Panggung Kuliner Nusantara yang Berkelas

Kue ciptaan Mitsuki ini d klaim rendah kalori dan bagi penikmat kue tidak usah takut gendut jika menikmati salad cake ini.

"Tampilanya seperti kue biasa, hanya dibuat dari sayuran. Bisa dimakan saat sarapan, makan siang atau malam hari. Setiap kue berbeda rasanya terganutng sayuran yang digunakan. Tetapi saya katakan kepada anda bahwa rasanya seperti sesuatu yang belum pernah anda coba sebelumnya," ucap Mitsuki

Cara membuat salad cake sendiri tidak terlalu berbeda dengan kue lainnya. Krim frosting pada kue dibuat dari tofu, sponge base dibuat dari bubuk kedelai, telur, dan minyak sayur. Corak warna-warni icing dibuat dari pewarna sayuran alami seperti jus bit merah.

Sayuran seperti lobak dan daikon direndam bumbu, dipotong dan dimasak untuk pengganti sponge.Sedangkan untuk kesan rasa manis, gunakan ragi tradisional Jepang.

Jepang Deklarasikan Diri Sebagai Destinasi Wisata Kuliner 'Aman' Bagi Muslim

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari