logo


Bridging Agreement dan Funding Agreement Mahakam Disetujui SKK Migas

Pertamina Hulu Mahakam mulai masuk ke Blok Mahakam tahun 2017 dengan adanya BA dan FA.

13 Maret 2017 19:02 WIB

Ilustrasi kilang minyak lepas pantai.
Ilustrasi kilang minyak lepas pantai. skkmigas.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Dalam rangka menjaga kesinambungan produksi Blok Mahakam  pasca berakhirnya kontrak dengan Total E&P Indonesia (TEPI),  SKK  Migas telah menyetujui Mahakam Bridging Agreement (BA)  dan Funding Agreement (FA)  yang telah ditandatangani antara  Pertamina, TEPI dan INPEX. 

Melalui  persetujuan tersebut  semakin memperkuat komitmen para pihak untuk  menjadikan peralihan operatorship pasca 2017  dari TEPI kepada Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dapat berjalan mulus dan lancar.

Pertamina Hulu Mahakam mulai masuk ke Blok Mahakam  tahun 2017 dengan adanya BA dan FA. Di dalam ketentuan bridging agreement tersebut mengatur  tentang pelaksanaan kegiatan operasi yang dilakukan TEPI, sebagai operator eksisting pada tahun 2017 untuk kepentingan PHM.


Jaringan Gas Kota Mengalir di Ogan Ilir

Adapun, funding agreement mengatur tentang mekanisme  pembiayaan PHM atas kegiatan operasi yang  dilakukan TEPI sesuai dengan BA.

Sebagaimana dijelaskan Vice Presiden Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro di Jakarta, Senin, (13/3/2017), persetujuan dari SKK Migas ditandatangani 3 Maret 2017, setelah final draft  BA dan FA dikirim tanggal 21 Februari 2017. Draft itu  telah dibahas oleh PHM, TEPI dan INPEX sejak pertengahan 2016. 

“Peralihan operatorship Blok Mahakam ke PHM akan menjaga kesinambungan produksi," kata Wianda melalui keterangan persnya, Senin (13/3/2017).

Sebagaimana dijelaskan Wianda, dengan BA tersebut TEPI akan melakukan kegiatan eksploitasi pada Tahun 2017 untuk kepentingan PHM dengan prinsip “No gain no loss” dengan pendanaan dari PHM.

Sementara  untuk pendanaan dari PHM kepada TEPI diatur dalam FA. Dimana PHM dan TEPI akan membuka joint Account atas nama bersama Pemerintah telah menunjuk Pertamina sebagai operator Mahakam setelah berakhirnya Kontrak dengan TEPI 31 Desember 2017.

Dengan persetujuan SK Migas tentang  BA dan FA, kesinambungan produksi Mahakam di tangan Pertamina dipastikan terjaga.

Patra Niaga Terapkan Sistem Keselamatan Transportasi dalam Pendistribusian BBM

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Marselinus Gunas