logo


Bukan Porsi Menteri Agama Berikan Penindakan Soal Spanduk Provokatif

"Menteri Agama tidak dalam posisi untuk kemudian melakukan tindakan-tindakan misalnya menegur takmir masjid, apalagi memberi sanksi," ucap Lukman.

13 Maret 2017 14:26 WIB

Menteri Agama Lukman Hakim.
Menteri Agama Lukman Hakim. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendapat desakan dari masyarakat untuk menindak pihak yang dengan sengaja memobilisasi pemasangan spanduk larangan menshalatkan jenazah dari pendukung salah satu kandidat calon. Meski begitu, Menteri Lukman menganggap bukan pada porsinya bagi dirinya untuk melakukan penindakan.

"Menteri Agama tidak dalam posisi untuk kemudian melakukan tindakan-tindakan misalnya menegur takmir masjid, apalagi memberi sanksi, karena banyak tuntutan yang muncul di dalam masyarakat pada saya untuk saya memberikan sanksi-sanksi kepada mereka," ucap Lukman di Istana Negara Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/3).

Alumni Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor itu menegaskan, sesungguhnya rumah ibadah adalah rumah Tuhan yang memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi semua pihak yang berada di dalamnya. Bukan malah, ucap Lukman menambahkan, rumah ibadah justru menjadi konflik atau pun perselisihan di masyarakat.


Sony Curigai Spanduk Provokatif Berasal dari Satu Sumber

"Kita semua memiliki kewajiban yang sama bagaimana untuk menjaga kesucian rumah ibadah itu, tidak justru menjadikan rumah ibadah sebagai pemicu munculnya konflik atau pemicu munculnya perselisihan di antara sesama kita," ucapnya.

Selanjutnya Lukman mengimbau kepada seluruh masyarakat agar proses pemilihan kepala daerah tidak oleh dikotori konflik berdasarkan agama. harusnya, ucap Lukman, agama digunakan terkait hal-hal yang sifatnya promotif, bukan malah konfrontatif.

Ia juga menyinggung terkait penyampaian dakwah. Menurutnya, dakwah sebaiknya disampaikan secara persuasif, bukan dengan kekerasan.

"Terkait dengan semakin tingginya sensi politik karena kita juga sadar betul pilkada semakin di depan mata, namun saya mengimbau semua kita, untuk betul-betul menempatkan agama pada tempat yang sebenarnya," ujar Lukman.

Fahri Hamzah: Kemenag Bukan Lembaga Keagaman, Itu Lembaga Negara!

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah