logo


Sony Curigai Spanduk Provokatif Berasal dari Satu Sumber

Dalam spanduk yang berisi sikap penolakan menshalatkan bagi pendukung penista agama tersebut, disinyalir memiliki kesamaan di berbagai sisi.

13 Maret 2017 13:58 WIB

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono. beritajakarta.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Sony) mencurigai pelaku pemasangan spanduk provokatif yang banyak terpasang di sejumlah masjid.

Sony mengatakan, pemasangan spanduk provokatif justru bukan dilakukan oleh warga sekitar masjid sendiri. Warga setempat pun diakui Sony, tidak mengetahui pihak yang sengaja memasang spanduk tersebut.

"Spanduk itu hampir dapat dipastikan, yang masang juga banyak bukan oleh masyarakat sekitar. Bukan oleh warga masjid itu sendiri. apalagi tokoh tokohnya, bukan," ungkap Sony di Balai Kota Jakarta, Senin (13/3).


Wisatawan Asal Bogor Tenggelam di Sukabumi

Terlebih menurut Sony, dalam spanduk yang berisi sikap penolakan menshalatkan bagi pendukung penista agama tersebut, disinyalir memiliki kesamaan di berbagai sisi.

"Enggak tahu (pemasangan) oleh siapa, tapi spanduk itu hampir tulisannya seragam. Cetakannya seragam. Hanya warnanya beda beda," ujarnya.

Dengan demikian, Sony mengindikasi spanduk berasal dari satu sumber. Agar tak semakin memberikan keresahan di masyarakat Sony pun menyerahkan sanksi pidana ditindaklanjuti lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

"Tidak banyak sumber. kalau banyak kan satu spanduk satu sumber. Kalau hurufnya sama dicetak bersama kan berarti ada yang menggerakan. Polisi pasti menyelidiki aspek aspek pengamanan. Intelijen pasti sudah bergerak," jelasnya.

Seperti yang diketahui, pemasangan spanduk provokatif yang menolak menshalatkan pendukung penista agama seperti yang ditudingkan pada terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), memang marak ditemukan di sejumlah masjid di Jakarta.

Dikhawatirkan kemunculan spanduk menyebabkan keresahan di masyarakat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pencopotan secara massal dengan bantuan warga setempat.

Pers Indonesia Berduka. Selamat Jalan, Bang Leo Batubara!

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Syukron Fadillah