logo


Kemendagri: 162 Lembaga Telah Gunakan “Card Reader” untuk Hindari KTP Palsu

Sebagai contoh, Baintelkam Polri 929 buah, Korlantas 250 buah, BRI 127 buah, BPR Karya Jatnika 100 buah, dan BPJS Ketenagakerjaan 68 buah, serta BNP2TKI 25 buah.

13 Maret 2017 11:09 WIB

Ilustrasi, E-KTP.
Ilustrasi, E-KTP. setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM -Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mendorong berbagai lembaga, baik pemerintahan maupun swasta, untuk memanfaatkan data kependudukan. Hal itu bertujuan untuk melakukan penataan dan penertiban dokumen dan data kependudukan dalam peyelenggaraan administrasi kependudukan.

Sebagai upaya menghindari penyalahgunaan KTP elektronik, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri menginstruksikan kementerian dan lembaga agar menggunakan card reader (alat pembaca) KTP el.

“Saya sudah menyurati lembaga-lembaga pengguna data Dukcapil seperti perbankan untuk gunakan card reader,” jelas Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh.

Zudan mengungkapkan saat ini 162 lembaga telah menggunakan alat pembaca tersebut, meliputi 40 lembaga pemerintah, dan 122 lembaga non pemerintah/swasta. Jumlah alat pembaca yang dipakai sudah mencapai 2.025 buah.

Beberapa lembaga yang sudah menggunakan adalah Baintelkam Polri 929 buah, Korlantas 250 buah, BRI 127 buah, BPR Karya Jatnika 100 buah, dan BPJS Ketenagakerjaan 68 buah, serta BNP2TKI 25 buah.

Ada banyak manfaat yang diperoleh jika lembaga menggunakan card reader dalam pemanfaatan data KTP-el. Selain menghindari penyalahgunaan KTP-el, juga menghindari beredarnya KTP-el palsu seperti yang banyak dikeluhkan akhir-akhir ini.

Menurut Zudan, KTP-el asli sulit dipalsukan apalagi digandakan. Selain secara fisik harus memenuhi spesifikasi khusus sebagaimana diatur dalam undang-undang, di dalam KTP-el juga terselip chip yang hanya bisa dibaca dengan alat pembaca khusus (card reader).

“KTP-el palsu tidak mungkin terbaca oleh alat itu (card reader)”, jelas Zudan.

Siang Nanti Jokowi Akan Lantik Tantowi, Ikrar dan Yuddy Sebagai Dubes RI

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas
 
×
×