logo


Produksi Padi Meningkat, Bupati Ciamis Apresiasi Kinerja dan Semangat Petani

Iing pun berharap semangat masyarakat petani Kabupaten Ciamis terus berkobar sehingga ke depannya produksi padi di Kabupaten Ciamis terus meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan regional, serta ikut menyukseskan target besar swasembada pangan pemerintah pu

12 Maret 2017 14:30 WIB

Petani memikul padi hasil panen.
Petani memikul padi hasil panen. dok. Jitunews

CIAMIS, JITUNEWS.COM - Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin, mengatakan bahwa Kabupaten Ciamis saat ini sedang mengalami peningkatan produksi pangan yang cukup signifikan. Menurut dia, adanya peningkatan produksi padi tersebut, tidak terlepas dari tingginya semangat para petani dalam meningkatkan produksi pangan.

“Produksi padi kita terus meningkat dari tahun ke tahun, ini sangat tidak terlepas dari tingginya kesadaran dan semangat petani untuk menanam padi,” kata Iing Syam Arifin dalam keterangan tertulisnya kepada Jitunews.com, Minggu (12/3).

Lebih lanjut, Iing mengatakan bahwa kenaikan produksi pangan di Kabupaten Ciamis hampir merata di setiap Kecamatan. Untuk di Kecamatan Lakbok sendiri terjadi peningkatan yang cukup signifikan demikian juga di Kecamatan Purwadadi, Banjarsari dan Pamarican.


Pemkab Boyolali Gratiskan PBB Bagi Pemilik Sawah Seluas 5.000 Meter

Ia menegaskan bahwa sampai saat ini, Kabupaten Ciamis telah berkontribusi pada stok beras regional maupun nasional, yaitu surplus beras rata-rata 180.000 ton per tahun. Dengan produksi tahun 2016 mencapai 530.496 ton GKG ,naik 14,48% dibanding 2015 sebesar 597.587 ton GKG.

Kata Iing, dari produksi padi 530.496 ton GKG atau setara dengan 332.833 ton beras, bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Ciamis sebanyak 1,3 juta  jiwa, maka tahun 2016 Ciamis surplus 203.373 ton beras.

Lebih jauh, Iing pun berharap semangat masyarakat petani Kabupaten Ciamis terus berkobar sehingga ke depannya produksi padi di Kabupaten Ciamis terus meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan regional, serta ikut menyukseskan target besar swasembada pangan pemerintah pusat.

Mesin Transplanter Tak Mencukupi, Tanam Padi Serentak di Boyolali Terhambat

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Riana