logo


Kerjasama dengan UNIDO, STP Jakarta Perkuat Kurikulum di Bidang Keberlanjutan, Inovasi & Produktivitas

Kerjasama penguatan kurikulum ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa tahun lalu

12 Maret 2017 10:10 WIB

Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta, salah satu satuan pendidikan tinggi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bekerjasama dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), AMSAT International, dan University of Tasmania, Australia, mengadakan kerja sama dalam rangka peningkatan kurikulum pendidikan, khususnya di bidang keberlanjutan, inovasi, dan produktivitas yang dimasukkan pada kurikulum tersebut.
Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta, salah satu satuan pendidikan tinggi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bekerjasama dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), AMSAT International, dan University of Tasmania, Australia, mengadakan kerja sama dalam rangka peningkatan kurikulum pendidikan, khususnya di bidang keberlanjutan, inovasi, dan produktivitas yang dimasukkan pada kurikulum tersebut. Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta, salah satu satuan pendidikan tinggi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bekerjasama dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), AMSAT International, dan University of Tasmania, Australia, mengadakan kerja sama dalam rangka peningkatan kurikulum pendidikan, khususnya di bidang keberlanjutan, inovasi, dan produktivitas yang dimasukkan pada kurikulum tersebut.

Demikian disampaikan Ketua STP, Mochammad Heri Edy, mewakili Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) M. Zulficar Mochtar. Heri menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik dan sangat mendukung kerja sama yang dilakukan.

“STP Jakarta saat ini sedang berbenah diri, terutama memperbaiki kurikulum, salah satunya bekerja sama dengan UNIDO, akan diperbaiki dengan penguatan-penguatan tertentu, yaitu productivity, innovation, dan sustainability. Ini dimasukkan di dalam kurikulum, terutama yang tematik program studi, bekerja sama dengan universitas di luar negeri, yaitu University of Tasmania,” kata Heri dalam keterangan tertulisnya kepada Jitunews.com, Minggu (12/3).


Universitas Bosowa Diharapkan Cetak Dokter Berkualitas

Lebih lanjut, Heri mengatakan bahwa sampai saat ini STP memiliki enam program studi, yaitu Teknologi Penangkapan Ikan, Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan, Permesinan Perikanan, Teknologi Akuakultur, Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Perairan, dan Penyuluhan Perikanan.

Ia melanjutkan, kerjasama penguatan kurikulum ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa tahun lalu. Pasalnya, pada 2016 dilakukan penguatan kurikulum pada Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan, Penyuluhan Perikanan, dan Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Perairan. Sementara pada 2017 penguatan kurikulum dilakukan pada Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan, Permesinan Perikanan, dan Teknologi Akuakultur.

Tak hanya peningkatan kurikulum, dalam kerjasama tersebut juga membahas rencana program kerja sama lainnya yang akan dilakukan di masa mendatang, dalam meningkatkan kualitas pendidikan di STP.

Rencananya, peningkatan tersebut antara lain terdiri dari pelatihan dan peningkatan kapasitas dosen, serta permagangan peserta didik di perusahaan perikanan. Berbagai upaya tersebut pun dilakukan untuk mendukung program prioritas KKP dari sisi pengembangan SDM, khususnya di bidang pendidikan.

Kemristekdikti Bikin Workshop Pengembangan STP Nasional 2016 di Solo

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Riana