logo


PDIP: Tak Ada Ruang di Partai Bagi Kader yang Korupsi

"Karena sesungguhnya uang rakyat yang diambil," demikian kata Arteria Dahlan.

11 Maret 2017 15:01 WIB

Anggota Komisi II DPR, Arteria Dahlan.
Anggota Komisi II DPR, Arteria Dahlan. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mencuatnya kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) kembali mencoreng sejumlah partai politik tanah air. Tidak terkecuali bagi partai pendukung pemerintahan Jokowi-JK, PDIP.

Beberapa kader PDIP ikut disebut dalam sidang perdana kasus e-KTP yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (9/3) lalu.

Politisi PDIP yang sekaligus Anggota Komisi II DPR RI Arteria Dahlan mengatakan bahwa posisi PDIP dalam menghadapi setiap kader yang tersangkut kasus korupsi adalah selalu mendukung penegakan hukum dan mencari keadilan.


Kuasa Hukum Sebut Wahyu Setiawan Kembalikan Uang Hasil Suap

"PDIP sebagai partai dan ini selalu ditegaskan oleh Ibu Megawati selalu mengedepankan kejujuran dan keadilan, kita dukung setiap pengungkapan keadilan, karena tidak ada rang bagi para pelaku koruptor di tubuh PDIP," demikian kata Arteria Dahlan, saat hadir dalam acara diskusi, di Jakarta, Sabtu (11/3).

Lebih lanjut, ia mengutip hal yang dikatakan pimpinan umum PDIP Megawati bahwa setiap langkah korupsi adalah tindakan yang menyengsarakan rakyat.

"Karena sesungguhnya uang rakyat yang diambil," demikian katanya.

Ia berharap, dengan mencuatnya kasus e-KTP dan kasus-kasus korupsi lainnya bisa menjadi bahan refleksi bagi semua pemangku kepentingan yang diberi amanah untuk melayani rakyat. Agar memanfaatkan kepercayaan dan amanah rakyat tersebut dengan sebaik-baiknya dan tidak melakukan tindakan yang justru merugikan rakyat.

"Intinya PDIP pada posisi mendukung jalur hukum, kalau ada kader yang merasa bahwa namanya di catut laporkan ke Bareskrim Polri, tetapi harus tetap secara kooperatif menghadiri undangan pihak berwajib guna memberikan klarifikasi," tukasnya.

Tanggapi Cak Imin, PDIP: Aneh Apabila Masih Ada yang Bertanya

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah