logo


Ketua MPR Dengarkan Keluhan Warga Korban Penggusuran

Beberapa warga tidak terima disebut sebagai warga liar oleh Pemprov DKI.

10 Maret 2017 17:32 WIB

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengunjungi masyarakat yang tinggal di bataran Kali Ciliwung, korban penggusuran Bukit Duri, Jakarta Selatan, Jumat (10/3).
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengunjungi masyarakat yang tinggal di bataran Kali Ciliwung, korban penggusuran Bukit Duri, Jakarta Selatan, Jumat (10/3). Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengunjungi masyarakat yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung. Mereka merupakan korban penggusuran Bukit Duri, Jakarta Selatan, Jumat (10/3).

Dalam pertemuan tersebut, Politisi PAN ini mendengarkan berbagai keluhan warga pasca rumah mereka diratakan oleh alat berat (bulldozer) pada pada 28 September 2016 lalu.

Trisno (54) mengungkapkan kesedihannya yang telah disebut sebagai warga liar oleh Pemerintahan DKI Jakarta, padahal selama ini menurutnya masyarakat bukit duri telah membayar PBB.


Ketika Penggusuran Sering Jadi 'Amunisi' Lawan, Ahok Hanya Bilang Begini...

"Kenapa di masa era Ahok ini kami dibilang warga liar, dari tahun lalu kamu bayar PBB. Kami nggak rela dan ikhlas kami dibilang warga liar. Kami bayar PBB ke rekening siapa," tuturnya.

Dalam hal ini, Trisno mengungkapkan dirinya tidak mau tinggal di rumah susun yang telah disediakan oleh Pemrov DKI Jakarta. Pasalnya, di rumah susun tersebut dirinya harus membayar dan tempat tinggal yang disediakan terlalu kecil sehingga tidak cukup untuk menampung seluruh anggota keluarganya.

Selain itu, letak rumah susun yang disediakan oleh Pemrov DKI Jakarta juga sangat jauh dari tempat anak-anaknya bersekolah.

"Kalau kami pindah ke Rusunawa kami menyewa, kedua anak kami jauh untuk sekolah," tukasnya.

Anies Baca Buku How Democracies Die, PDIP: Nyindir Dirinya Kurasa Lebih Tepat

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugrahenny Putri Untari