logo


Mendikbud Imbau Para Guru Cegah Permainan Skip Challenge di Kalangan Siswa

Permainan berbahaya yang baru-baru ini booming bisa menimbulkan kerusakan syaraf

10 Maret 2017 10:04 WIB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Maraknya permainan skip challenge atau pass out challenge dikalangan remaja membuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendy, menghimbau para guru di sekolah untuk mengawasi para murid.

Mendikbud menyatakan bahwa permainan tersebut berbahaya untuk kesehatan bahkan membahayakan jiwa. Banyak kalangan remaja merasa tertantang untuk melakukan permainan tersebut karena ingin merasakan sensasi yang berbeda dari permainan yang lainnya.

"Saya melihat permainan tersebut (skip challenge) hanya bersifat temporal sesuai perkembangan jiwa remaja yang suka coba-coba untuk mendapatkan pengalaman sensasional," ujarnya.


Perpisahan Anies Baswedan Sebagai Mendikbud

Pihaknya juga menyampaikan bahwa para guru di sekolah terutama untuk bagian kesiswaan harus mengantisipasi merebaknya permainan berbahaya tersebut. 

"Saya mengimbau agar sekolah-sekolah khususnya guru bidang kesiswaan mencegah maraknya permainan skip challenge," tambahnya.

Tercacat bahwa permainan skip challenge sudah beredar sejak setahun yang lalu. Namun permainan itu kembali viral akhir-akhir ini di kalangan remaja. Belum diketahui dari mana asal muasal permainan tersebut.

Di Amerika, permainan ini sudah lebih viral. Skip Challenge lebih dikenal dengan pass out challenge di Negeri Paman Sam itu.

Mendikbud Baru Harus Sosialisasikan Program Pro Rakyat Sektor Pendidikan

Halaman: 
Penulis : Ratna Wilandari