logo


Mentan: Pemerintah Bantu Petani Kendalikan Harga Gabah

Amran mengharapkan peran aktif para Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk dapat membantu penyerapan gabah petani ke Badan Urusan Logistik (Bulog) sehingga harga gabah menjadi stabil.

8 Maret 2017 08:00 WIB

Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman (kiri) saat menghadiri acara Panen Raya Padi dan Serap Gabah yang diikuti seluruh petani se-Kabupaten Tuban, di Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu, Jawa Timur, Selasa (7/3).
Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman (kiri) saat menghadiri acara Panen Raya Padi dan Serap Gabah yang diikuti seluruh petani se-Kabupaten Tuban, di Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu, Jawa Timur, Selasa (7/3). Puspen TNI

TUBAN, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, melakukan kunjungan ke beberapa daerah dalam rangka membantu dan mencari solusi untuk mengendalikan harga gabah para petani.

“Saya akan mempertaruhkan segalanya demi petani Indonesia karena kita ingin petani Indonesia bangkit,” tukas Amran, pada acara Panen Raya Padi dan Serap Gabah yang diikuti seluruh petani se-Kabupaten Tuban, di Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu, Jawa Timur, Selasa (7/3).

Amran mengaku, kunjungannya di Kabupaten Tuban ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), untuk turun langsung di tengah-tengah para petani dan memberikan solusi.


Mentan Optimis Capai Target Serap Gabah Petani Hingga 8,6 juta Ton

“Kami ingin merasakan apa yang dirasakan para petani, jangan kita sibuk diskusi dan sibuk membahas permasalahan, namun kita tidak bekerja,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Amran mengharapkan peran aktif para Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk dapat membantu penyerapan gabah petani ke Badan Urusan Logistik (Bulog) sehingga harga gabah menjadi stabil.

“Saya harapkan para Babinsa agar membantu penyerapan gabah para petani sebesar-besarnya,” katanya.

Tak hanya itu, di hadapan para awak media, Amran juga menyampaikan bahwa kedatangannya ingin mendengarkan keluhan para petani dan berdiskusi untuk mencari solusi mengenai kestabilan harga gabah.

“Kita ingin menyelesaikan masalah penyerapan gabah dan mengendalikan harga, sehingga petani tidak dirugikan,” ujarnya.

Amran mengatakan bahwa untuk meningkatkan swasembada pangan, pemerintah merencanakan menambah areal pertanian di daerah perbatasan sebagai lumbung pangan nasional.

“Kita juga akan menambah luas lahan 80 ribu hektar di kawasan timur dan kawasan barat Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Amran pun mengapresiasi peran para Babinsa yang selama ini sudah membantu proses kegiatan panen raya padi dan membantu penyerapan gabah petani di wilayah Tuban.

“Babinsa itu anak kandungku, tentara itu kerjanya selain perang juga membantu rakyat,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Aster Kasad Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak, Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Agus Suhardi, BupatiTuban H. Fathul Huda, Danrem 082/CPYJ, Wakil Bupati Tuban Ir. Noornahar Husein, para Dandim Jajaran Kodam V/Brawijaya, Kepala Divisi Regional Bulog dan para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

Panglima Pastikan TNI Akan Mengawal Langkah Serapan Gabah Petani

Halaman: 
Penulis : Riana