logo


Sidang 9 Maret Nanti, KPK Akan Jelaskan Peran Nama-nama Besar di Proyek E-KTP

Jubir KPK mengaku sudah mengantongi bukti keterlibatan pihak lain, hanya saja dirinya masih belum bisa menyampaikan lebih rinci.

7 Maret 2017 10:54 WIB

Ilustrasi e-KTP.
Ilustrasi e-KTP. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pada hari Kamis, tanggal 9 Maret 2017 mendatang, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) akan kembali menggelar sidang kasus korupsi E-KTP. Kabarnya akan muncul nama besar dalam dakwaan perkara proyek pembuatan KTP berbasis elektronik itu.

Seperti disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, bahwa dari nama-nama besar tersebut, 14 di antaranya telah mengembalikan uang suap yang jika ditotal jumlah cukup fantastis. Sayangnya, ada pula nama-nama yang menerima uang dalam jumlah besar namun bersikap tidak kooperatif.

"Perlu juga kami sampaikan bahwa ada pihak-pihak lain yang juga diduga menerima uang dalam jumlah yang lebih besar, namun tidak bersikap kooperatif," demikian ujar Jefri di gedung KPK, Senin (6/3).


Firli Bahuri ke Pegawai KPK: Anda Semua Sudah Menjadi ASN, Mari Membangun Peradaban

Pihak KPK sendiri, seperti disampaikan Febri, telah memiliki bukti-bukti adanya keterlibatan pihak lain. Hanya saja, dirinya masih belum ingin bersuara tentang bukti-bukti tersebut.

Febri mengaku sudah mengantongi bukti keterlibatan pihak lain, hanya saja dirinya masih belum bisa menyampaikan lebih rinci.

"Kami memiliki bukti-bukti itu, dan kami akan sampaikan nanti mulai dari proses dakwaan," ucapnya.

Rencananya, dalam persidangan lanjutan yang akan digelar pada tanggal 9 Maret 2017 mendatang, Febri atau KPK akan menjelaskan peran dari nama-nama besar tersebut dalam proyek pengadaan KTP berbasis elektronik.

"Kita tentu tidak hanya bicara soal nama-nama yang ada pada dakwaan, tapi lebih kompleks dari itu, ada nama-nama peran dan posisi dalam rentang waktu proyek E-KTP yang kita sidik," kata Febri.

Dituding Terlibat Bisnis PCR, Luhut dan Erick Thohir Akan Dilaporkan ke KPK

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah