logo


DPR Tolak Keras Privatisasi Pertamina

Ketua Komisi VI DPR RI Achmad Hafidz Tohir menolak keras wacana privatisasi PT Pertamina (Persero).

2 Desember 2014 10:26 WIB

Kantor pusat Pertamina di Jakarta. (Ist.)
Kantor pusat Pertamina di Jakarta. (Ist.)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Komisi VI DPR RI Achmad Hafidz Tohir menolak keras wacana privatisasi PT Pertamina (Persero).

"Perusahaan untuk kok dijual," ujar Achmad Hafidz saat dihubungi Jitunews.com di Jakarta, Selasa (2/12).


Konsumsi Pertaseries dan Dexseries Naik, Masyarakat Pilih BBM Berkualitas Pasca Lebaran

Politisi Partai Amanat Nasional ini mengaku akan menjadi orang paling depan untuk menghalangi rencana penjualan saham perusahaan migas pelat merah itu. "Intinya komisi VI menolak wacana itu, imbuhnya.

Menurutnya, jika nantinya direksi baru pertamina berkeinginan untuk melakukan penjualan saham Pertamina, pemerintah harus terlebih  dahulu berkonsultasi dengan Komisi VI DPR RI.

Sebelumnya diberitakan, Peneliti Senior Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menuding, pertamina di tangan direksi baru akan berujung pada privatisasi.

"Saya mencurigai arahnya akan privatisasi Pertamina, ujar Karyono di Jakarta, Minggu (30/11).

Kecuriagaanya muncul bukan tanpa alasan, menurut Karyono Arif Budiman yang punya latar belakang bekerja di perusahaan asal Amerika Serikat Mackenzie pasti memiliki agenda-agenda yang disponsori asing.

"Kenapa yang ditunjuk orang Mackenzie, jangan-jangan ada agenda asing," imbuhnya.

 

Revitalisasi Galeri dan Rumah Produksi Olahan Sirih, Pertamina: Majukan UMK Ditengah Pandemi

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan