logo


Ketua MPR Ajak Kepala Daerah Implementasikan Sila Keadilan Sosial

Keberpihakan kepada rakyat kecil adalah amanah konstitusi yang harus diimplementasikan secara riil.

6 Maret 2017 18:18 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada sekitar 800 lebih peserta yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), di Gedung Nusantara V, Senayan, Jakarta, Senin (6/3).

Dalam hal ini, Zulkifli Hasan meminta kepala daerah untuk fokus menerapkan Sila Keadilan Sosial Bagi seluruh Rakyat Indonesia.

"Saya berharap para Gubernur dan Bupati ingat sumpahnya ketika menjabat agar selalu berpihak kepada rakyat kecil, membela rakyat yang lemah dan paling penting menerapkan prinsip keadilan untuk untuk semua," tuturnya.


Jangan Lupakan Perjuangan Para Ulama, Pesan Ketum PAN Kepada Gibran Rakabuming

Menurutnya, keberpihakan kepada rakyat kecil adalah amanah konstitusi yang harus diimplementasikan secara riil terutama soal kepemilikan tanah dan kemudahan izin usaha untuk rakyat.

"Permudah rakyat dapat tanah dan izin izin usaha. Percayalah, Rakyat yang sejahtera akan terhindar dari pemikiran dan perbuatan negatif," katanya.

Selain itu, Zulkifli juga menekankan, Sumbagsel harus berupaya untuk mengejar ketertinggalan dengan wilayah-wilayah lain dengan sinergitas yang kuat dan harmonis antara pemerintah daerah, DPRD dan rakyat.

"Sekarang waktunya Sumbagsel bangkit dan kompak untuk bekerja sama membangun daerah. Buktikan Kepala Daerah dari Sumbagsel juga bisa berprestasi," tutupnya.

Diketahui acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPD RI Mohammad Saleh, tokoh nasional Jimly Asshiddiqie serta Kepala Daerah se Sumbagsel, seperti Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi, Gubernur Provinsi Bengkulu Ridwan Mukti, Gubernur Provinsi Jambi Zumi Zola Zulfikar, dan Gubernur Provinsi Lampung Ridho Ficardo.

Zulhas Ngaku Pernah Ditawari Posisi Menteri oleh Amien Rais Jika Jadi Presiden

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Syukron Fadillah