logo


Kapolri Terima Pedang Emas dari Kerajaan Arab, Muncul Polemik Gratifikasi

Dalam foto yang diunggah Divisi Humas Polri, terlihat Kapolri Tito Karnavian menerima pedang emas dari Dubes Arab Saudi.

6 Maret 2017 11:14 WIB

Dubes Arab Saudi untuk Indonesia menyerahkan pedang emas kepada Kapolri Tito Karnavian.
Dubes Arab Saudi untuk Indonesia menyerahkan pedang emas kepada Kapolri Tito Karnavian. Divisi Humas Polri

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Masih ada saja berita terkait kunjungan Raja Salman dan rombongan ke Indonesia. Bukan hanya sambutan meriah serta berita-berita kesepakatan bilateral Indonesia dan Arab Saudi, kini berita tentang Dubes Arab Saudi yang memberikan sebuah pedang emas kepada Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian, menjadi perbincangan publik. 

Pemberian pedang emas tersebut diwakilkan kepada Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Usamah bin Abdullah Asyuaiby. Bentuk pedang tersebut tidak jauh berbeda dengan pedang pada umumnya. Diletakkan di dalam sebuah peti, pedang ini pun terlihat spesial karena dilapisi emas.

Menurut info dari Divisi Humas Polri, pedang emas tersebut merupakan sebuah perlambang pertahanan dan keamanan. Oleh karena itu, diharapkan baik pemerintah Indonesia maupun pemerintah Arab Saudi dapat saling menjaga pertahanan dan keamanan negara masing-masing.


Inilah 11 MoU Kerja sama Indonesia–Arab Saudi

Akan tetapi, topik hangat ini tidak berhenti di situ saja. Tanpa diduga, hal ini memicu polemik di kalangan masyarakat, terutama para pengguna dunia maya (netizen). Beberapa orang bahkan menganggapnya sebagai sebuah gratifikasi.

Menanggapi hal ini, pihak Polri ke depannya berencana akan melaporkan pemberian pedang ini kepada KPK.

"Penerimaan hadiah tersebut juga akan dilaporkan kepada Direktorat Gratifikasi KPK pada waktunya," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Boy Rafli Amar, seperti dilansir detik.com

Divisi Humas Polri menegaskan bahwa pedang tersebut memang benar-benar murni diberikan sebagai perlambang. Oleh karena itu, Jenderal Pol Tito Karnavian hanya melakukan tugasnya sebagai Kapolri, yang mewakili proses serah terima tersebut dari Dubes Arab Saudi.

Arab Saudi Izinkan WNI Masuk, Menag: Kabar Baik buat Jemaah Umroh Indonesia

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari