logo


Raja Salman Terkesan Pastor Katolik di Bali Bisa Bahasa Arab

Kedatangan Raja Salman di Bali disambut tokoh dan pemuka agama.

6 Maret 2017 10:11 WIB

Romo Evensius Dewantoro.
Romo Evensius Dewantoro. Istimewa

DENPASAR, JITUNEWS.COM - Rangkaian masa liburan Raja Salman di Bali telah dimulai. Raja Salman mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada hari Sabtu, tanggal 4 Maret 2017. 

Kedatangan Raja Arab tersebut disambut orang-orang penting sekaligus beberapa tokoh agama terkemuka di Bali, salah satunya Pastor Katolik, Romo Evensius Dewantoro. Pada kesempatan tersebut, Romo Evensius menyapa Raja Salman menggunakan bahasa Arab. 

"Ahlan wa sahlan, ya Malik", ucap Romo Evensius, sambil menjabat tangan Raja Salman.


Sisi Lain Ketampanan Pangeran Mohammad bin Salman al-Saud: Say No to Poligami

Sapaan sederhana tersebut nyatanya mampu membuat Raja Salman terkesan. Ia dan Romo Evensius kemudian melanjutkan perbincangan menggunakan bahasa Arab. Karena usianya yang sudah tidak muda lagi, suara Raja Salman kurang bisa didengar Romo Evensius dengan jelas. Akan tetapi, ia sempat menangkap satu pertanyaan tentang identitas dirinya yang seorang pemeluk Katolik.

Romo Evensius kemudian menjawab pertanyaan Raja Salman tersebut dengan kata 'naam' yang berarti 'iya'.

Seperti diketahui, Romo Evensius mampu berbahasa Arab karena pernah kuliah di Mesir. Ia mempelajari Islam di Dar Comboni Institute for Arabic Studies, Kairo, sebelum akhirnya melanjutkan studinya di Pontificio Instituto, Roma. Selama masa studi, ia telah banyak mempelajari Islam klasik dan kontemporer. 

Romo Evensius menjelaskan bahwa ia menggunakan bahasa Arab ketika belajar dan berdoa.

"Saya menggunakan bahasa Arab setiap hari, terutama untuk belajar dan juga berdoa," ucapnya, seperti dilansir kompas.com.

Sebelumnya, Raja Salman juga sempat menyampaikan betapa terkesannya ia dengan keragaman kehidupan beragama di Indonesia, terutama setelah bertemu 28 tokoh agama di Indonesia pada hari hari Jumat, tanggal 3 Maret 2017.

Publik Dihimbau Tak Perlu Meributkan Jumlah Investasi yang Dibawa Raja Salman

Halaman: 
Penulis : Nugrahenny Putri Untari