logo


PDIP: Raja Salman Tahu Betul Siapa Yang Harus Ditemuinya Ketika Berada Di Indonesia

Pertemuan antara Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri beserta anaknya Puan Maharani di Istana Negara merupakan pertemuan kekeluargaan

3 Maret 2017 17:48 WIB

Andreas Hugo Pereira.
Andreas Hugo Pereira. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEEWS.COM - Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira menilai pertemuan antara Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri beserta anaknya Puan Maharani di Istana Negara merupakan pertemuan kekeluargaan yang sangat lumrah, hal ini dikarenakan adanya kedekatan antara Soekarno dengan pendahulu raja Salman, Raja Abdul Azis bin Abdul Rachman (1932-53) dan raja Saud bin Abdul Azis (1955).

"Oleh karenanya, tidak mengherankan apabila Raja Salman bertemu khusus dengan Ibu Megawati Soekarnoputri dan Ibu Puan Maharani, yang adalah anak dan cucu presiden pertama RI, Bung Karno," ujarnya di Jakarta, Jumat (3/3).

Menurutnya, kunjungan Raja Salman ke Indonesia adalah kunjungan resmi kenegaraan. Oleh karena itu diatur oleh protokol resmi kenegaraan, namun apabila di tengah kunjungan kenegaraan itu Raja Salman menemui keluarga Soekarno, hal tersebut merupakan bentuk bahwa pemimpin dinasti kerajaan Arab Saudi itu memahami bahwa terdapat kedekatan hubungan kedua bangsa, Indonesia dan Arab Saudi.

"Kedekatan hubungan persahabatan antara Founding Father RI Bung Karno dengan para pemimpin Arab Saudi menjadi batu penjuru mengokohkan landasan yg memperat hubungan antara ke dua negara," tuturnya.

Oleh karena itu, kata Hugo, Raja Salman sebagai penerus kerajaan Arab Saudi mengetahui betul terhadap siapa-siapa yang harus ditemui ketika dirinya berada di Indonesia.

"Raja Salman mengetahui betul dengan sahabat khusus siapa beliau perlu untuk bertemu di Indonesia dalam rangka meningkatkan hubungan persahabatan antara ke dua megara," tutupnya.

Gubernur Bali Bangga Raja Salman Berlibur di Pulau Dewata: Bali Itu Ramah dan Toleran

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Marselinus Gunas