logo


Mantap, Urin Kambing Disulap Jadi Pupuk Cair Organik

Selain itu potensi satu ekor kambing dewasa dalam menghasilkan urin adalah sebanyak 2,5 liter/ekor/hari

2 Desember 2014 09:10 WIB

pupuk cair urin kambing
pupuk cair urin kambing

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Belakangan ini, pemanfaatan limbah hewan ternak kian gencar. Setelah urin sapi, urin kelinci maka kini giliran urin kambing yang diolah menjadi pupuk bio urine.

Pemanfaatan urin kambing sebagai pupuk banyak dilakukan di perkebunan kakao Sulawesi Barat. Disana banyak petani mengolah urin menjadi pupuk dikarenakan urin kambing belum banyak dimanfaatkan oleh petani. Padahal urin tersebut memiliki kandungan unsur Nitrogen (N), Phospat (P) dan kalium (K)

Selain itu potensi satu ekor kambing dewasa dalam menghasilkan urin adalah sebanyak 2,5 liter/ekor/hari, sedangkan kotoran yang dihasilkan adalah 1 karung/ekor/2 bulan.


PT Jimmulya Kembangkan Magic Green, Pupuk Organik yang Kaya Mineral

Dengan adanya proses pengolahan, maka limbah hasil ternak yang dikemas menjadi pupuk organik, yang memiliki keunggulan ganda selain bermanfaat bagi tumbuhan juga dapat memperbaiki unsur hara pada tanah yang tidak dimiliki oleh pupuk kimia, sehingga kesuburan tanah bisa terjaga.
 
Prospek pengolahan urin kambing menjadi pupuk juga membawa hasil yang memuaskan karena memiliki  nilai jual yang tinggi. Harga urine yang sudah diolah dan menjadi pupuk cair, berkisar antara Rp. 7.000 – Rp. 8.000/liter. Peternak, terutama soal teknik atau cara menampung urine hingga proses pembuatan menjadi pupuk cair.

Cara Pembuatan :

Rumio bacillus dan 1,4 liter bakteri azoto bacter dimasukkan dalam 1100 liter urine ke bak fermentasi,
    
Kemudian diaduk sampai rata, selanjutnya ditutup rapat selama 1 minggu.
    
Setelah 1 minggu dipompa dengan menggunakan pompa air dan dilewatkan melalui talang air, dibuat seperti tangga selama 6 jam, tujuannya untuk penepisan atau menguapkan kandungan gas amonia, agar tidak berbahaya bagi tanaman yang akan diberi bio urine (Exotics Farm Indonesia 2010)
    
Kemas dalam jirigen ukuran 5 liter, kemudian pupuk cair ini siap digunakan.

Cara Penggunaan :

Pupuk cair yang telah jadi, dapat langsung digunakan yaitu : 1 liter fermentasi urine kembing (bio urine) dicampur 10 liter air lalu disemprotkan ketanaman. Untuk benih/biji direndam selama semalam sedangkan untuk bibit perendaman selama 10 menit.

Keunggulan pupuk cair bio urine dibandingkan dengan pupuk cair lainnya adalah kandungan fitohormon auksin yang merupakan zat perangsang tumbuh pada tanaman.

Kelebihan dan Keuntungan Penggunaan Urine Sebagai Pupuk Organik Cair Antara Lain Adalah :

Urine atau kencing ternak mempunyai kandungan nitrogen, fosfor, kalium dan air lebih banyak jika dibandingkan dengan kotoran sapi padat.
    
Mengandung zat perangsang tumbuh yang dapat digunakan sebagai pengatur tumbuh.

 

'Si Hantu' yang Mengguncang Jagad Pertanian, Apa Sih?

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid