logo


Curah Hujan Tinggi, Pemerintah Optimalkan Pemanfaatan Dryer

Pemerintah terus melakukan banyak strategi guna menjaga kondisi harga gabah di tingkat petani

2 Maret 2017 14:45 WIB

Seorang petani memikul padi hasil panen.
Seorang petani memikul padi hasil panen. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hingga saat ini pemerintah terus melakukan banyak strategi guna menjaga kondisi harga gabah di tingkat petani, pasalnya turunnya harga gabah sangat dipengaruhi oleh curah hujan yang saat ini masih sangat tinggi.

Kepala Perum Bulog, Djarot Kusumayakti mengatakan bahwa untuk mengantisipasi tingginya curah hujan yang berdampak pada tingginya kadar air pada gabah petani, pihaknya akan memaksimalkan pemanfaatan dryer (alat pengering) yang ada.

“Kita akan manfaatkan dryer yang ada. Kita punya sekitar 36 dryer akan kita maksimalkan pengopeasiannya,” kata Djarot Kusumayakti di Jakarta, Kamis (2/3).


Bulog Optimis Akan Terus Menyerap Gabah Hasil Panen Petani Aceh

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya sudah turun langsung ke lapangan melakukan penyerapan gabah petani. “Kita bekerja sama dengan pihak Kementan untuk melakukan langkah pertukaran informasi terkait info panen padi petani di lapangan, sehingga langkah serapan bisa berjalan cepat,” demikian katanya.

Namun Djarot juga mengakui bahwa jumlah dryer yang ada masih belum cukup, makanya pihaknya berencana akan bekerja sama dengan sejumlah pengusaha yang ada di lapangan sehingga proses serapan gabahnya berjalan maksimal.

“Kalau dryer yang kita miliki masih kurang maka kita akan sewa dryer pengusaha lain yang ada di lapangan,” pungkasnya.

Ia menjamin bahwa langkah serapan gabah akan berjalan maksimal, sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Presiden.

Kembangkan Infrastruktur Pascapanen, Bulog Siapkan Dana Investasi Rp 2,3 T

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan