logo


Santai dan Murah Senyum untuk Wujudkan Desa yang Maju dan Sejahtera

Kepala Desa Andong M. Solikhul Bari menerapkan gaya kepemimpinan yang ramah dan murah senyum untuk mewujudkan desa yang maju, mandiri dan islami

28 Februari 2017 08:55 WIB

Kepala Desa Andong, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali
Kepala Desa Andong, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali Rofiq Hudawiy

BOYOLALI, JITUNEWS.COM - Ekonomi kerakyatan menjadi salah satu fokus pemerintahan dalam rangka meningkatkan perekonomian nasional.

Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa lahir dalam rangka memberi otonomi lebih kepada pemerintah desa untuk mengembangkan potensi di wilayahnya. Sejak saat Undang-Undang Desa disahkan geliat ekonomi kerakyatan di desa mulai menggeliat.

Kepala Desa Andong M. Solikhul Bari mengatakan sebagian besar warga Andong pada mulanya menggantungkan hidpnya pada sektor pertanian namun sejak dirinya dilantik dengan menampilkan gaya kepemimpinan yang santai dan murah senyum, ia berhasil memperlihatkan kepada warganya bahwa banyak sektor lain yang dapat dimaksimalkan potensinya tanpa meninggalkan pertanian.


Desa Maju dengan Jalan Lebar, Bukan Lagi Mimpi!

"Orang Jawa itu yang penting dipangku, kalau kita memimpin dengan ramah, murah senyum dan santai insyaallah yang kita cita-citakan demi desa Andong yang sejatera dan maju  akan terwujud". ucap pria berusia 37 tahun ini kepada jitunews.com 

Andong sendiri pada saat ini telah memiliki beberapa umkm kreatif dan produktif seperti home industry kripik linggar jaya,pembuatan beton banteng beton, mebelair, lempeng rengginang, anyaman tampah, budidaya lele, produksi beras hitam, produksi pupuk organik.

"Dalam waktu dekat ini kita akan merombak pertokoan di sekitar pasar desa yang telah lama tidak berjalan sebagaimana mestinya menjadi kawasan pertokoan modern seperti kompleks pertokoan dilengkapi dengan taman yang bagus, foodcourt dan beberapa permainan agar nantinya pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin maju dan tentunya nyaman untuk dikunjungi oleh siapapun," ucap pria yang menjabat kepala desa Andong sejak 2013 ini.

Menggeliatnya sektor industri UMKM di desanya, Solikhul Bari juga fokus untuk meningkatkan religiusitas warganya dengan berbagai program keagamaan yang sudah ia laksanakan sejak beberapa tahun belakangan misalnya program  tarawih keliling (tarling) di Bulan Ramadhan, menyemarakkan shalawat rebana di desanya, memberikan santunan fakir miskin dan yatim piatu serta ziarah kubur yang terjadwal resmi dari pemerintah desa.

"Pemimpin harus bisa memberi contoh karena pemimpin itu tidak menyuruh akan tetapi melakukan semua bersama sama saling bahu membahu bantu membantu gotong royong saling melengkapi makanya ada program tarawih keliling di desa saya ini. Saya mewajibkan semua perangkat desa begitupun juga saya untuk tarawih berjamaah dengan warga dari satu dusun ke dusun yang lain. saya harap dengan segala upaya kami ini akan terwujud desa Andong yang Maju, Mandiri dan tentunya Islami," pungkasnya. 

 

Inilah Desa Pembuat Batu Bata dari Zaman Belanda

Halaman: 
Penulis : Rofiq Hudawiy, Ellectrananda Anugerah Ash-shidiqq