logo


Ternyata Ada Perbedaan Antara Hasil Perhitungan Manual dan Real Count Pilgub DKI

Seluruh perhitungan suara secara manual selesai pada Jumat (24/2/2017)

25 Februari 2017 09:41 WIB

Ilustrasi, KPU DKI Jakarta.
Ilustrasi, KPU DKI Jakarta. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI yang tersebar di 5 Kotamadya dan Kabupaten Kepulauan Seribu telah selesai menggelar rapat pleno terkait penghitungan suara Pilgub DKI Jakarta 2017. Ternyata terdapat perbedaan pada hasil perhitungan manual dengan real count.

Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay menyebut sistem perhitungan real count bukan merupakan hasil akhir. Akan tetapi yang dijadikan patokan adalah hasil perhitungan manual yang akan diplenokan oleh KPUD DKI Jakarta.

Seluruh perhitungan secara manual tersebut telah selesai pada Jumat (24/2) kemarin. Hasil tersebut kemudian disampaikan oleh masing-masing KPU Kota dan Kabupaten.


Real Count KPU Nyatakan Ahok-Djarot Pemenang

Perbedaan perhitungan tersebut antara lain pada hasil real count, asangan calon nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat menang di semua wilayah. Tetapi dalam penghitungan manual, pasangan nomor urut 3 Anies Baswedan - Sandiaga Uno menang di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Sementara itu, terdapat sejumlah laporan yang dikeluhkan oleh para tim sukses pasangan calon (paslon) selama proses rekapitulasi berlangsung. Laporan tersebut diantaranya dugaan intervensi dan independensi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Ya, saya mendengar tentu. Tentu ini kan nggak bisa juga jadi kesimpulan. Kami cuma datang sebentar kan. Tapi memang tadi ada sejumlah catatan dan itu catatan juga yang kami dengar dari tempat lain," kata Ketua KPU Juri Ardiantoro, Jumat (24/2/2017).

Berikut hasil perolehan suara Pilgub DKI Jakarta 2017:

Real Count:
1. Agus-Sylvi: 936.609
2. Ahok-Djarot: 2.357.637
3. Anies-Sandi: 2.193.636

Penghitungan Manual
1. Agus-Sylvi: 937.955
2. Ahok-Djarot: 2.364.577
3. Anies-Sandi: 2.197.333

Soal Aturan Jadwal Kampanye Putaran2 Pilgub DKI, Hasto : Seolah Ada Nuansa Politik

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama