logo


Soal Aturan Jadwal Kampanye Putaran2 Pilgub DKI, Hasto : Seolah Ada Nuansa Politik

PDIP pertanyakan alasan perubahan prosedur Pilkada DKI Jakarta putaran kedua soal aturan kampanye

24 Februari 2017 17:06 WIB

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. JITUNEWS/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mempertanyakan alasan berubahnya prosedur pada putaran kedua Pilgub DKI Jakarta 2017. Perubahan tersebut meliputi adanya penetapan masa kampanye bagi pasangan calon yang lolos pada putaran kedua.

"Seolah-olah ada nuansa politik untuk mengatur jadwal kampanye yang panjang. Satu bulan ini kan bisa berbagi ekspresi muncul dengan kampanye tersebut. Kenapa tidak hanya penajaman visi, misi dalam bentuk debat, kenapa dibuka kembali kampanye," ungkap Hasto, Jumat (24/2/2017).

"Tapi begitu penyelenggara Pemilu membuat keputusan ya kami taat pada aturan main. Itu sikap untuk memastikan bahwa kami taat pada hukum," lanjutnya.


Mendagri: Saya Tidak Membela Si Ahok, Saya Hanya Membela Presiden

Meski demikian, Hasto memastikan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat akan mengikuti aturan main cuti kampanye tersebut.

"Kita taat aturan ketika peraturan mengatakan seperti itu ya kami taat untuk mengambil cuti," paparnya.

Sementara itu, Calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku belum memikirkan kewajiban cuti kampanye untuk putaran kedua pilkada. Ahok mengaku masih fokus melanjutkan kerja.

"Saya nggak tahu, nggak usah pikirin, pikir kerja saja," ucap Ahok singkat.

Inilah Sebab ACTA Cabut Gugatan Pada Ahok

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama