logo


Soal Putaran 2, Bawaslu DKI Masih Larang Seluruh Paslon Untuk Kampanye

Selama belum ada penetapan putaran kedua, Bawaslu DKI melarang segala bentuk kampanye

23 Februari 2017 15:20 WIB

Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Mimah Susanti
Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Mimah Susanti beritajakarta.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Proses rekapitulasi suara Pilkada DKI Jakarta masih berlangsung hingga saat ini. Berkaitan dengan hal tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI melarang seluruh pasangan calon (paslon) melakukan kegiatan kampanye.

Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti mengatakan, belum ditetapkannya pasangan calon yang akan lolos pada putaran kedua pilgub DKI menjadi alasan pelarangan kegiatan kampanye tersebut.

"Kan tahapan di Pilgub DKI ini masih berjalan dan belum ditetapkan paslon. Aturannya tetap berlaku tidak boleh melakukan kegiatan kampanye di luar jadwal yang ditentukan oleh KPU," kata Mimah dilansir detikcom, Kamis (23/2/2017).


Polisi Bentuk Tim OTT Politik Uang, Apa Kata Bawaslu?

Dirinya mengimbau kepada seluruh pihak baik dari pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat maupun Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno untuk tidak melakukan kampanye meski kedua paslon tersebut diprediksi masuk ke putaran 2 Pilgub DKI.

"Maka kita meminta para calon atau relawannya untuk menahan diri karena kan belum ditetapkan. Maka aturan PKPU no 17 tahun 2016 itu berlaku tahapannya. Nanti kalau sudah ditetapkan, memang ada paslon putaran kedua maka yang berlaku adalah jadwal terbaru. Nah nanti kita koordinasi lagi dengan KPU DKI Jakarta," paparnya.

Mimah mengatakan, kegiatan dan seluruh alat peraga kampanye dilarang selama belum ada penetapan putaran kedua. Ia menyarankan agar paslon dan relawan serta simpatisan agar fokus pada hasil rekapitulasi perolehan suara.

Viral, Surat Terbuka Kepada Jokowi Ramaikan Pilkada 2 Putaran

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama