logo


Kemenristek Dikti Wacanakan Sertifikasi Alumni Sekolah Seni

Semua sekolah seni diharapkan mempunyai ijazah beserta sertifikat kompetensi untuk para lulusannya

23 Februari 2017 11:54 WIB

Menristekdikti Muhammad Nasir memberikan sambutan saat mengunjungi  Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang.
Menristekdikti Muhammad Nasir memberikan sambutan saat mengunjungi Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang. Dikti.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Untuk meningkatkan kualitas seniman lulusan sekolah tinggi seni, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) mewacanakan sertifikasi untuk para alumni. Hal ini diutarakan oleh Menristekdikti, Muhammad Nasir saat kunjungannya di salah satu kampus Institut Seni Indonesia, Rabu (22/2/2017).

"Apa saja yang harus kita dorong pada sekolah seni. Di mana sekolah seni yang diperlukan suatu keterampilan, suatu skill, dan diperlukan satu kompetensi. Maka ke depan sekolah seni tidak cukup memegang ijazah saja. Saya harap semua sekolah seni harus mempunyai ijazah plus sertifikat kompetensi yang dimiliki para lulusan itu," ucapnya.

Nasir mengatakan bahwa hal tersebut terinspirasi oleh China yang meningkatkan wisata melalui sekolah seni. Sekolah tinggi seni dinilai penting untuk menumbuhkan pariwisata daerah. 

"Di China, ada daerah yang hanya ada satu sekolah, yaitu sekolah seni. Maka yang di Padang Panjang ini, di samping sekolah seni menghasilkan pariwisata yang bisa ditunjukkan kepada dunia," jelas Nasir.


Menristekdikti Tegaskan, Dosen dan Mahasiswa Tak Boleh Jadi Korban

Nasir menambahkan, hal tersebut juga menjadi harapan pemerintah untuk meningkatkan potensi pariwisata melalui seni dan budaya.

Sementara itu, Rektor ISBI (Institut Seni Budaya Indonesia) Bandung Een Herdiani mendukung adanya gagasan tersebut. Een menilai perlunya sertifikasi bagi alumni sekolah seni adalah sebagai acuan standar kompetensi.

 

Soal Sertifikasi Kompetensi Fotografer, Ini Kata Ketua IPPA

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama