logo


Jokowi Luncurkan Bantuan Pangan Non Tunai Serentak di 44 Kota

Program BPNT merupakan kelanjutan Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah disalurkan di 68 kabupaten/kota pada 2016 menggunakan KKS.

23 Februari 2017 11:41 WIB

Presiden RI Joko Widodo.
Presiden RI Joko Widodo. Twitter @jokowi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo meluncurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Peluncuran yang bertempat di GOR Popki, Cibubur, Jakarta Timur pada Kamis (23/2/2017) juga dilakukan secara serentak di 44 kota.

"Ibu-ibu sudah terima semua kartunya? Buku tabungannya? Saya catat di sini yang menerima 1.879. Tahu ya? Kartu KKS ini isinya adalah uang Rp 1.890.000, ini uang berupa PKH (Program Keluarga Harapan). Yang bantuan pangan isinya setiap bulan Rp 110.000, berarti satu tahun Rp 1.320.000. Yang itu diambil empat kali. Tidak bisa diambil semuanya," jelas Jokowi.

Presiden mengimbau agar masyarakat menggunakan bantuan tersebut secara efektif. Sebagai contoh, PKH dipergunakan untuk pendidikan dan peningkatan gizi anak.


Jokowi: Percepat Bantuan Keuangan untuk Rumah Warga yang Rusak

"Saya titip, uang itu digunakan untuk yang betul-betul bermanfaat. PKH itu untuk gizi anak, pendidikan anak, jangan dikasih suami untuk beli rokok, untuk beli pulsa, tidak boleh. Begitu tahu dipakai untuk beli pulsa, beli rokok, dicabut. Setuju ya?" imbuhnya.

Saat acara itu, Jokowi juga sempat menunjukkan beras yang akan disalurkan untuk bantuan tersebut. Jokowi mengklaim bahwa beras yang disalurkan saat ini kualitasnya baik dan terjamin.

"Kalau dulu kan mau tidak mau nerima aja (berasnya), ada yang berasnya hitam, ada yang cokelat, sekarang bisa milih. Perkilonya Rp 8.500 ada juga yang lain, ada gula juga, jangan beli banyak-banyak, nanti diabetes," ucapnya.

Selain itu, Jokowi sempat menyaksikan sekilas secara langsung penyaluran BPNT di Solo, Surabaya dan Makassar melalui saluran video conference dalam peluncuran BNPT tersebut.

Joko Widodo Lepas Bantuan Indonesia Untuk Rohingya

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama