logo


Appsindo: Kehadiran TTI Belum Mampu Stabilkan Harga Pangan

Selain karena kontinuitas keberadaan TTI yang saat ini masih belum stabil, struktur yang berada di luar struktur pasar yang ada juga menjadi salah satu kendala dari program TTI

20 Februari 2017 14:40 WIB

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Appsindo), Hasan Basri.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Appsindo), Hasan Basri. wartakesehatan.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Appsindo), Hasan Basri, menilai kehadiran Toko Tani Indonesia (TTI) belum mampu menstabilkan harga pangan di pasar.

“Program TTI yang saat ini kembali digulirkan oleh Kementan belum mampu menstabilkan harga komoditas pangan di pasar,” demikian kata Hasan Basri saat dihubungi Jitunews.com, Senin(20/2).

Menurutnya, kontinuitas TTI menjadi salah satu faktor belum kuatnya pengaruh TTI terhadap harga di pasar.

“Program ini kan sudah berjalan sejak tahun yang lalu, tetapi sampai saat ini gejolak harga di pasar masih saja terjadi. Ini karena belum ada kontinuitas program. Saat-saat menjelang hari raya, gencar melakukan pasar murah, tetapi di luar itu, mekanisme pasar kemudian berjalan” demikian katanya.

Ia juga mengatakan, selain karena kontinuitas keberadaan TTI yang saat ini masih belum stabil, struktur yang ada di luar struktur pasar juga menjadi salah satu kendala dari program TTI tersebut. Menurutnya, sampai saat ini TTI sama sekali tidak menyentuh struktur pasar yang ada.

“Sepertinya pemerintah membuat struktur baru dengan mekanismenya sendiri, mulai dari distribusi dari petani hingga proses penjualannya ke konsumen,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk bisa mengatasi masalah kenaikan harga di pasar, tidak cukup dengan program TTI, tetapi melalui komitmen kuat dari pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan bahan pangan dari petani yang kemudian dipasok ke pasar.

“Bagaimanapun hukum supply dan damand itu masih tetap berlaku. Kalau tidak ada pasokan, pasti berdampak pada harga,” katanya.

Menurutnya, kendati pemerintah pada saat ini gencar mempromosikan TTI, tidak akan memberi pengaruh yang besar kepada kondisi harga kebutuhan pokok di pasar tradisional. “Karena pasar sudah memiliki mekanisme sendiri, dan TTI ini berada di luar mekanisme pasar yang ada,” demikian tukasnya.


.

Gapoktan Menjadi Ujung Tombak Ketersediaan Pangan di TTI

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Marselinus Gunas