logo


Lampaui Target, BTN Raup Transaksi Rp 5,9 Triliun Lewat Pameran Properti 2017

Sebelumnya, BTN menargetkan selama pameran bakal mendapatkan kucuran kredit baru senilai Rp 5 triliun.

20 Februari 2017 08:30 WIB

Bank BTN Tawarkan Banyak Kemudahan Pembelian Rumah di IPEX 2017
Bank BTN Tawarkan Banyak Kemudahan Pembelian Rumah di IPEX 2017 housing-estate.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Bank Tabungan Negara Tbk mencatatkan total transaksi penjualan atau potensi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp 5,9 triliun dalam penyelenggaraan Pameran Properti Indonesia (Indonesia Property Expo/IPEX) 2017, yang berlangsung sejak 11-19 Februari 2017.

Direktur Consumer Banking Bank BTN, Handayani, mengatakan, sebelumnya BTN menargetkan selama pameran bakal mendapatkan kucuran kredit baru senilai Rp 5 triliun.

"Ini luar biasa, sekaligus ini menunjukkan permintaan masyarakat atas rumah masih sangat tinggi. Sudah lebih dari 250 ribu pengunjung datang ke pameran properti ini. Target pun terlewati dengan nilai transaksi pecah telur menembus Rp 5,9 triliun dalam 9 hari," Handayani saat menutup acara IPEX di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (19/2) sore kemarin.


Dukung MEA, BTN Bakal Beri Pelatihan untuk Wirausaha Baru

Handayani pun menuturkan, tingginya antusiasme masyarakat selama pameran berlangsung lantaran promosi yang ditawarkan.

"Seperti diketahui, dalam pameran ini, calon pembeli dimanjakan banyak kemudahan dan promosi, diantaranya bunga murah sebesar 4,67 persen fixed 1 tahun untuk KPR Non-Subsidi, kemudian bunga 5 persen fixed untuk KPR Subsidi. Masyarakat pun dapat menikmati fasilitas uang muka mulai 5 persen untuk KPR Non-Subsidi dan 1 persen untuk KPR Subsidi," beber Handayani.

Tak berhenti di situ, kata Handayani, dalam pameran ini, Bank BTN juga menawarkan jangka waktu kredit selama 25 tahun untuk KPR Non-Subsidi dan 20 tahun untuk KPR Subsidi. Selain itu Bank BTN menawarkan diskon 50 persen biaya administrasi dan provisi, diskon hingga 20 persen pada premi asuransi jiwa, sistem one hour approval, hingga fasilitas KPR bundling dengan kredit kendaraan bermotor serta furnitur untuk isi rumah.

Dari total pencapaian penyaluran KPR dalam IPEX 2017 yang mencapai RP 5,9 triliun, lanjut Handayani, dengan total pengunjung sampai 750.000, kontribusi KPR non subsidi masih paling dominan atau mencapai Rp 4,8 triliun, dibandingkan KPR subsidi menembus di atas Rp 501 miliar atau sekitar 10 persen.

Kata dia, pemohon KPR Bersubsidi mayoritas mengambil properti di wilayah Tangerang, Bekasi, dan Cibubur. Namun, wilayah Ciputat tercatat mendapatkan permohonan kredit yang melesat 3 kali lipat dari target awal atau mencapai Rp 7,3 miliar.

"Sebanyak 700 proyek properti dari 212 pengembang di seluruh Indonesia dibanjiri banyak permintaan, dari potensi kredit yang berhasil dicatatkan oleh 18 kantor cabang Bank BTN mayoritas pembeli menyerbu properti di wilayah Bekasi, Tangerang dan Bogor," jelas Handayani.

Mengakhiri sambutannya, Handayani pun optimistis mampu menembus target pangsa pasarnya di bisnis KPR, yaitu sebesar 40 persen pada 2019 dari posisi saat ini sekitar 33,57 persen.

 

Perkuat Modal Tahun Depan, BTN Tak Bagi Dividen Tahun Ini

Halaman: 
Penulis : Riana