logo


Tari Kolosal Adheging Kuta Sala Meriahkan HUT Kota Solo ke-272

Dalam pertunjukan tersebut, diperlihatkan sebuah adegan di mana Pangeran Mijil Diutus oleh Paku Buwono I untuk mencari sisik melik yang kemudian digunakan untuk membangun keraton yang baru.

20 Februari 2017 00:25 WIB

Pertunjukan tari kolosal dengan lakon Adheging Kutha Sala yang melibatkan 135 penari dan 35 musisi digelar di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Solo yang ke-272, Sabtu (18/2).
Pertunjukan tari kolosal dengan lakon Adheging Kutha Sala yang melibatkan 135 penari dan 35 musisi digelar di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Solo yang ke-272, Sabtu (18/2). Jitunews/Rofiq Hudawiy

SOLO, JITUNEWS.COM - Pertunjukan tari kolosal dengan lakon Adheging Kutha Sala yang melibatkan 135 penari dan 35 musisi digelar di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Solo yang ke-272, Sabtu (18/2).

Dalam pertunjukan tersebut, diperlihatkan sebuah adegan di mana Pangeran Mijil Diutus oleh Paku Buwono I untuk mencari sisik melik yang kemudian digunakan untuk membangun keraton yang baru. Tampak juga di sekeliling mereka Tari Sapu dipertontonkan oleh enam penari kemudian disusul Tari Tenggok dan Tari Caping.

Dikisahkan juga dalam pertunjukan tersebut, Ki Gedhe Sala memberikan tiga syarat agar keraton bisa didirikan di Desa Sala, yaitu Gong Sekar Delima, Sirah Tledhek, dan Ron Lumbu yang kemudian tiga syarat tersebut dipenuhi oleh Kyai Khalifah Buyut.


Dies Natalis ke-41, IKA UNS Soloraya Gelar 'Glow Run 2017'

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengatakan bahwa dari adegan demi adegan tersebut pelajaran yang dapat diambil adalah kegotongroyongan masyarakat dahulu dalam membangun keraton Surakarta yang sebelumnya saat masih menjadi keraton Kartosuro porak poranda akibat perang. 

Ia menjelaskan, jika ingin mewujudkan Kota Solo Sebagai pusat kebudayaan nusantara, maka seluruh elemen masyarakat harus bergotongroyong mewujudkan cita-cita tersebut.

"Kami harap pesan dan makna yang tersirat dalam meriahnya pertunjukan ini dapat tersampaikan kepada masyarakat karena memang pertunjukan ini dipersembahkan untuk masyarakat Solo yang merayakan hari jadi kota tercintanya," ucap Fafa, selaku produser acara Kirab Boyong Kedhaton Adheging Kuta Sala ini.

Solo Great Sale Geliatkan UMKM di Solo

Halaman: 
Penulis : Rofiq Hudawiy, Riana