logo


Kastuba, Si Bunga Natal Asli Meksiko

Secara biologis, kastuba merupakan tanaman perdu yang memiliki tinggi 60 cm hingga 4 meter.

1 Desember 2014 10:51 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kastuba atau yang bernama latin Euphorbia pulcherrima adalah jenis tanaman subtropis yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan Amerika Tengah. Bila diamati dengan kasat mata, bagian atas daunnya didominasi oleh aneka warna merah, yang sesuai dengan karakter hiasan natal yang warna-warni. Selain itu, di negara beriklim sejuk, kastuba digunakan sebagai tanaman hias pengganti bunga yang sulit didapat di musim dingin.

Jika ditelisik dari namanya, ternyata “Kastuba” merupakan nama tokoh utama dalam mitos penciptaan, yang dipercaya suku Maya sebagai makhluk perkasa dari dunia lain. Tak hanya dikenal bernama kastuba, dalam bahasa Nahuatl, tanaman ini disebut cuitlaxochitl yang berarti bunga kotoran.  Sedangkan dalam bahasa Spanyol, tanaman ini disebut disebut flor de pascua (bunga Paskah), flor de nochebuena (bunga malam Natal), atau arbolito de navidad (tanaman Natal). Mengapa ?

Kebiasaan menjadikan kastuba sebagai hiasan Natal dimulai dari legenda Meksiko. Konon, seorang anak miskin tidak mampu memberi hadiah Natal bagi Kristus. Di malam Natal, anak itu mencabut tanaman dari pinggir jalan karena teringat nasihat yang pernah didengarnya. Yakni apa pun hadiahnya asal diberikan dengan hati yang tulus, Tuhan pasti berkenan.
Ketika tanaman yang ternyata adalah kastuba dibawa masuk ke dalam gereja, daun-daunnya berubah menjadi merah dengan bunga berwarna hijau. Umat yang mengikuti misa merasa telah menyaksikan keajaiban Natal. Dari situlah kastuba mulai dikenal sebagai bunga Natal.

Secara biologis, kastuba merupakan tanaman perdu yang memiliki tinggi 60 cm hingga 4 meter. Daunnya berbentuk oval, berwarna hijau tua dengan panjang sekitar 7 sampai 16 cm. Sedangkan bunganya bergerombol, di ujung batang tersusun dalam rangkaian dan tidak memiliki daun mahkota. Kemudian, di bagian bawah bunganya terdapat daun bagian atas yang disebut braktea, yang mempunyai warna merah tua, merah jambu, dan putih. Karena memiliki daun yang berwarna, banyak kalangan menafsirkan daun tersebut merupakan bunganya.


7 Tips Sukses Berkebun Bunga bagi Pemula

Selain itu, tanaman ini menyenangi sinar matahari pagi, tapi senang keteduhan di saat hari mulai panas. Di negara beriklim sejuk, tanaman ini tidak tahan cuaca dingin di bawah 10°C dan tidak cocok untuk ditanam di luar ruangan. Dan keluarga Paul Ecke dari Encinitas-California, dikenal sebagai penghasil varietas kastuba yang rimbun dan berwarna terang.
Lebih dari 100 varietas kastuba yang ada, varietas dengan daun bagian atas berwarna merah menyala tua seperti Freedom, Barbara Ecke Supreme, Mrs Paul Ecke, dan Angelica banyak disukai sebagai tanaman hias penyambut perayaan Natal.

 

10 Tanaman Hias Langka di Dunia

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro, Hasballah