logo


KPU DKI : Tidak Akan Ada Alat Peraga Kampanye Pada Putaran Kedua

Masa sosialisasi dan kampanye di putaran kedua akan berlangsung pada 4 Maret hingga 15 April 2017

16 Februari 2017 15:07 WIB

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI, Sumarno
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI, Sumarno beritajakarta.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hasil perhitungan cepat (quick count) menunjukkan tidak ada calon pada Pilgub DKI 2017 yang memperoleh suara lebih dari 50 persen sehingga diprediksi akan adanya putaran kedua.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI, Sumarno menjelaskan aturan-aturan terkait dengan Pilkada DKI putaran kedua. Aturan tersebut diantaranya yaitu mengenai aturan kampanye dan penetapan nomor urut pasangan calon.

Sumarno menegaskan pasangan calon tidak melakukan kampanye pada putaran kedua. Tidak akan ada alat peraga kampanye seperti pada putaran pertama.


Prabowo Sebut Pilkada DKI Sebagai Simbol Pertarungan Jujur

"Kandidat tidak kampanye, akan dilakukan oleh KPU DKI," ucap Sumarno, Kamis (16/2/2017).

Sumarno menambahkan, masa sosialisasi dan kampanye di putaran kedua akan berlangsung pada 4 Maret-15 April 2017. Nantinya, KPU DKI akan memperbanyak sosialisasi soal tanggal mencoblos putaran kedua, yaitu pada 19 April 2017.

"Bisa kita sosialisasikan lewat baliho atau iklan masyarakat agar mereka datang untuk memilih pada 19 April, karena perkiraan KPU, kalau ada putaran kedua akan dilaksanakan pada tanggal 19 April," ucapnya. 

Sementara itu, tidak ada pengundian untuk penetapan nomor urut pasangan calon. Sehingga calon di putaran kedua akan memiliki nomor urut yang sama dengan putaran pertama.

"Nomor urut tetap. Tidak ada pengundian nomor urut, nomor urut yang dipakai di putaran pertama adalah nomor urut yang juga dipakai di putaran kedua," jelas Sumarno.

Tim Pemenangan Ahok-Djarot Mulai Dekati PKB dan PPP

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama