logo


Tim Pemenangan Ahok-Djarot Mulai Dekati PKB dan PPP

Komunikasi antara tim Ahok-Djarot dengan kubu Agus-Sylvi disebut dimulai saat Sylviana menelpon pihak Ahok untuk memberi selamat

16 Februari 2017 11:57 WIB

Pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.
Pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Polemik terpecahnya kubu partai politik pendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni seolah membuka peluang kedua pasangan calon lainnya yang lolos ke putaran kedua Pilgub DKI Jakarta yakni pasangan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Tim pemenangan Ahok-Djarot mengaku sudah membuka pintu komunikasi dengan partai politik pengusung pasangan calon Agus-Sylvi. Partai politik tersebut yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Mulai ada komunikasi dengan PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan PPP (Partai Persatuan Pembangunan)," ujar juru bicara tim pemenangan Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni, saat dihubungi media, Kamis (16/2/2017).


“Jika Gerbong Agus-Syilvi Merapat ke Anies-Sandi, Petahana Lewat”

Menurut Toni, awal komunikasi antara dua kubu dimulai saat Sylviana menelepon ajudan Ahok untuk memberikan selamat kepada Ahok pada hari Rabu, tanggal 15 Februari malam kemarin. Selain itu, dia menyebut rencana Ahok untuk menemui Agus-Sylvi.

"Ini cikal bakal komunikasi politik yang baik antara kubu 2 dan 1, antara paslon 1 dan 2. Kira-kira gitu arahnya (koalisi)," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Agus-Sylvi didukung 4 partai politik yaitu Partai Demokrat, PKB, PAN, dan PPP kubu Romahurmuziy. Dalam perhitungan cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei, pasangan Agus-Sylvi mendapat suara kurang dari 20% sehingga tersingkir pada putaran pertama Pilgub DKI Jakarta.

Pengamat : 3 Parpol Pengusung Agus-Sylvi Bisa Saja Merapat ke Ahok-Djarot

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama