logo


Wiranto Beri Komentar Soal Pernyataan Antasari Azhar

Menko Polhukam minta para pihak tidak terlalu reaktif

14 Februari 2017 16:38 WIB

Menko Polhukam Wiranto.
Menko Polhukam Wiranto. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pernyataan Antasari Azhar yang menyebut nama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono terkait kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen mengundang komentar dari berbagai pihak. Menko Polhukam Wiranto meminta agar para pihak tidak terlalu reaktif terhadap hal tersebut.

"Nggak usah kita tanggapi secara berlebihan. Nanti membuat Pilkada ini terganggu dengan pernyataan-pernyataan seperti itu," ucap Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2017).

Ketika ditanyai mengenai pendapat terkait pernyataan Antasari Azhar, Wiranto enggan menaggapi lebih lanjut hal tersebut. Dia mengatakan tugasnya sebagai Menko Polhukam yaitu berada di ranah tersebut, sementara isu di luar itu dia enggak menanggapi lebih jauh.


NasDem Siap Gagalkan Usulan Angket 'Ahok Gate'

"Saya tidak menanggapi isu atau pernyataan di luar tugas Polhukam. Saya rasa itu biar saja ya antara personel yang bersangkutan," tegas Wiranto.

Wiranto mengatakan, urusan tersebut ia serahkan kepada pihak penegak hukum. Dirinya meminta agar para pihak menyerahkan permasalahan tersebut ditangani oleh pihak yang berwajib.

"Pasti nanti aparat penegak hukum. Kalau dilaporkan secara resmi kan ada respons dari penegak hukum. Nanti dengan dalil yang ada, peraturan yang ada, hukum yang ada, akan melaksanakan sesuatu dengan tepat," ucap Wiranto.

"Yang bisa saya sampaikan selalu kan, ayo kita tegakkan hukum secara transparan, martabat tanpa pandang bulu. Berpulang ke penegak hukum, apakah cukup memenuhi syarat untuk dilakukan langkah hukum," pungkasnya.

Antasari Klaim HT Messenger dari Cikeas Soal Aulia Pohan

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama