logo


Kementan Pastikan Adanya Kontinuitas Langkah Ekspor Beras

Mat Syukur juga menjelaskan bahwa langkah ekspor beras juga merupakan bagian dari roadmap besar pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia di tahun 2040.

14 Februari 2017 15:15 WIB

Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan International, Mat Syukur.
Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan International, Mat Syukur. Jitunews/Siprianus Jewarut

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan International, Mat Syukur mengaku, optimis akan adanya kontiuitas langkah ekspor beras. Rasa optimisnya lahir dari adanya peningkatan produksi di sektor pangan yang sampai saat ini terus terjadi.

"Produksi padi saat ini sudah sangat mencukupi dan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, maka target kita di tahun 2017 produksi kita bisa terus naik hingga mencapai 78 juta ton gabah kering giling (GKG)," demikian kata Mat Syukur saat hadir dalam acara pengiriman 5.000 metriks ton beras ke Sri Langka di halaman Gudang Bulog Drive DKI, Kelapa Gading Jakarta Utara, Selasa (14/2).

Lebih lanjut, ia mengatakan 78 juta ton GKG tersebut setara dengan 40 juta ton beras. Dengan adanya peningkatan target tersebut serta didukung dengan kontinuitas panen padi petani di lapangan dirinya optimis ke depannya langkah ekspor beras akan semakin banyak.


Cegah Kerugian Produksi, Kementan Canangkan Program Asuransi Petani

"Konsumsi kita hanya mencapai 33 juta ton, sementara produksi kita sudah mencapai 40 juta ton," demikian katanya.

Mat Syukur juga menjelaskan bahwa langkah ekspor beras juga merupakan bagian dari roadmap besar pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia di tahun 2040.

"Langkah ekspor ini adalah bagian dari tahapan kita menuju ke sana," ujarnya.

Ia mengatakan, saat produksi sudah mampu memenuhi kebutuhan konsumsi, maka langkah selanjutnya kita stabilkan produksi kemudian lakukan langkah ekspor beras.
Target ekspor kita saat ini adalah 100.000 juta ton, kita sudah memulainya dengan mengekspor ke Sri Langka dan juga ke negara-negara lain.

Ia juga mengatakan langkah ekspor beras juga sudah dilakukan oleh Menteri Pertanian di Merauke Papua kemarin Senin (13/2), yang melepas ekspor beras hasil panen tanah Papua ke Papua Nugini.

"Ke depannya kita harapkan lebih banyak lagi langkah ekspor beras," demikian tukasnya.

Mentan Syahrul Operasi Pasar Bawang Putih dan Cabai di Solo

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah