logo


Cegah Kerugian Produksi, Kementan Canangkan Program Asuransi Petani

Pemerintah akan mengganti kerugian produksi petani dengan asuransi sebesar Rp 6 juta.

14 Februari 2017 15:00 WIB

Seorang petani memikul padi hasil panen.
Seorang petani memikul padi hasil panen. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hingga saat ini pemerintah terus mengupayakan banyak strategi guna menjaga kontinuitas produksi pangan dan menjaga semangat kerja para petani. Salah satu program andalan Kementerian Pertanian (Kementan) adalah melalui asuransi petani.

Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan International, Mat Syukur mengatakan, program Asuransi Petani ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga produksi dan semangat petani dalam meningkatkan produksi pangan.

"Kalau ada lahan para petani yang mengalami gagal panen pemerintah menggantinya dengan Asuransi petani," demikian kata Mat Syukur di halaman Gudang Bulog Drive DKI, Kelapa Gading Jakarta Utara, Selasa (14/2).


Kementan: Pupuk 2020 Cukup

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa untuk satu hektar lahan pertanian petani yang mengalami gagal panen akibat dari bencana alam, seperti banjir, tanah longsor atau serangan hama penyakit pemerintah akan mengganti kerugian produksi petani dengan asuransi sebesar Rp 6 juta.

"Ini merupakan program unggulan pemerintah dalam menjaga produksi petani dan program Asuransi ini untuk pertama kali terjadi di Indonesia," demikian katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa program Asuransi Petani ini sudah mulai di jalankan oleh pemerintah dan memberikan bantuan yang cukup besar bagi para petani.

Mentan Syahrul Operasi Pasar Bawang Putih dan Cabai di Solo

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah