logo


8 Fakta Unik Ikan Sidat

Kandungan vitamin B1 sidat setara dengan 25 kali lipat kandungan vitamin B1 susu sapi

1 Desember 2014 10:00 WIB

Produksi Ikan Sidat
Produksi Ikan Sidat

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dewasa ini ikan sidat sangat populer untuk dibudidayakan. Permintaan ekspor terhadap ikan sidat semakin tinggi sehingga membuat margin keuntungannya pun semakin besar. Margin yang besar itulah yang membuat ikan ini sangat prospek untuk dibudidayakan.

Namun, tahuhkah Anda apabila ikan sidat ini memiliki banyak fakta unik yang masih belum banyak diketahui orang? Apa sajakah fakta uniknya tersebut? Berikut penjelasannya :

1. Ikan sidat sangat diburu oleh bangsa Eropa dan orang Jepang dan Asia Timur karena diyakini mampu meningkatkan kepintaran dan tinggi badan.


Terbukti Behasil, DPR Minta KKP untuk Dorong Budidaya Lele Bioflok

2. Ikan sidat mempunyai banyak keunggulan. Konon, tekstur dagingnya yang lembut mampu menyembuhkan berbagai penyakit, terutama penyakit kulit.

3. Di Jepang dan Eropa, sidat digemari karena memiliki kandungan protein, terutama vitamin A. Kandungan vitamin A sidat 45 kali lipat dari kandungan vitamin A susu sapi.

4. Kandungan vitamin B1 sidat setara dengan 25 kali lipat kandungan vitamin B1 susu sapi. Kandungan vitamin B2 sidat sama dengan 5 kali lipat kandungan vitamin B2 susu sapi.

5. Dibanding ikan salmon, sidat mengandung DHA (Decosahexaenoic acid, zat wajib untuk pertumbuhan anak) sebanyak 1.337 mg/100 gram sementara ikan salmon hanya 748 mg/100 gram. Sidat memiliki kandungan EPA (Eicosapentaenoic Acid) sebesar 742 mg/100 gram sementara salmon hanya 492 mg/100 gram. Masih banyak lagi kandungan zat ajaib yang terkandung dalam tubuh sidat. Tak heran, di Eropa, Amerika, Taiwan, dan Jepang, konsumsi ikan sidat cukup tinggi.

6. Indonesia adalah salah satu negara penghasil benih sidat terbesar di dunia. Bahkan diyakini nenek moyang sidat di dunia asalnya dari Indonesia. Dari 18 jenis sidat di dunia, 7 di antaranya ada di Indonesia.

7. Permintaan akan ikan sidat terus meningkat. Tengoklah pasar ikan sidat sekarang. Kebutuhan dunia akan sidat saat ini sekitar 300.000 ton. Dan, khusus di Jepang, permintaannya mencapai 120.000 ton per tahun. Memang, Negeri Matahari Terbit juga membiakkan ikan jenis ini. Hanya, kini 75% di antaranya kudu diimpor lantaran benih di perairan Jepang kian menurun.

8. Dari 18 spesies sidat di dunia, tujuh di antaranya ada di Indonesia. Malah, diduga, nenek moyang ikan mirip belut ini berasal dari perairan Sulawesi.

SKPT Mimika Berdampak Positif Pada Ekonomi Perikanan Masyarakat di Timur

Halaman: 
Penulis :