logo


Partai NasDem Harap Hak Angket 'Ahok Gate' Dihentikan

Partai NasDem berharap Hak Angket soal pengangkatan kembali Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dihentikan.

14 Februari 2017 07:00 WIB

Johnny G Plate.
Johnny G Plate. istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Partai NasDem berharap Hak Angket soal pengangkatan kembali Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dihentikan.

"Kalau mau (dibawa) politik harus ada niat baik, kalau untuk mengacau, janganlah," ujar Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem, Johnny G. Plate, di Gedung DPR RI, Senin (13/2).

Menurut Johnny, Hak Angket yang dikenal 'Ahok Gate' ini adalah upaya untuk menghadang Ahok pada Pilkada DKI Jakarta. Partai NasDem menilai, pengajuan Hak Angket merupakan opsi terakhir untuk menyelidiki pengangkatan Ahok.


Demokrat Ajak Parpol di DPR untuk Gunakan Hak Angket Jika Ahok Tak Mundur dari Jabatannya

"DPR harus fokus melaksanakan tugas utama yang prioritas," imbuhnya.

Partai NasDem pun mengajak partai-partai pendukung pemerintah untuk merapatkan barisan guna menolak usulan Hak Angket 'Ahok Gate'.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta tafsir kepada Mahkamah Agung (MA) tentang pasal dakwaan perkara penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Semua orang punya tafsir, maka dari itu kami minta kepada MA yang lebih fair," kata Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, di DPR RI, Jakarta, Senin (13/2).

Permintaan Fatwa kepada Mahkamah Agung ini diperlukan lantaran banyaknya pihak yang menentang pengangkatan kembali Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta.

13 Anggota DPR dari Fraksi Gerindra Usul Dibentuknya Pansus Hak Angket 'Ahok Gate'

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan