logo


Menteri Agama Buka Suara Soal Cuitannya Terkait Hak Pilih Pilkada

Cuitan tersebut didasari banykanya pertanyaan masyarakat terkait penggunaan hak pilih

13 Februari 2017 17:08 WIB

Menteri Agama Lukman Hakim.
Menteri Agama Lukman Hakim. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin, angkat bicara terkait tulisannya di media sosial Twitter yang menyebut 'memilih cagub berdasar keyakinan agama sama sekali tak langgar konstitusi'. Lukman menyebut cuitan tersebut didasari pada banyaknya pertanyaan dari masyarakat terkait penggunaan hak pilih mereka.

"Karena banyak yang menanyakan ke saya bagaimana penggunaan hak itu. Menurut saya, bagaimana pun juga baik Pilkada, Pileg, Pilpres itu kan hak tiap warga negara," kata Lukman, Senin (13/2/2017).

"Bagi masyarakat kita yang dikenal masyarakat yang agamis, masyarakat yang religius, maka berbagai tindakan itu berlandaskan agama yang dianutnya. Termasuk dalam menggunakan hak pilihnya," lanjutnya.


Ahli Agama dari MUI Jelaskan Tentang Penafsiran Ayat Al Quran

Menteri Agama menilai, masyarakat Indonesia sudah lazim bila memilih sesuatu berdasarkan keyakinan agama mereka termasuk saat memilih presiden, kepala daerah ataupun anggota dewan.

"Karenanya, kita di tengah-tengah keragaman ini tidak perlu kemudian saling menafikan atau menyalah-nyalahkan kalau kemudian sesama umat beragama itu berbeda-beda pilihan. Kita harus menghormati dan menghargai perbedaan pilihan masing-masing," tuturnya.

Lukman mengimbau, perbedaan antar masyarakat di Indonesia jangan sampai memicu perpecahan.

"Jangan karena perbedaan pilihan, kemudian menyebabkan kita sebagai sebuah bangsa, sebagai sesama umat beragama, apapun agama yang dianut, terpecah belah. Justru sebaliknya, kita harus saling menghormati dan menghargai pilihan masing-masing yang berbeda-beda," paparnya.

Ahli Bahasa Sebut Ada Keraguan Ahok Terkait Ucapan Surat Al Maidah

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama