logo


Ingat, KPUD DKI Larang Pemilih Bawa Kamera dan HP ke Bilik Suara

Pemilih dpat menitipkan HP kepada petugas saat hendak masuk ke dalam bilik suara

13 Februari 2017 14:43 WIB

Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Sumarno.
Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Sumarno. beritajakarta.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hari pemungutan suara pemilihan gubernur DKI Jakarta dan pilkada serentak di 100 wilayah lain di Indonesia jatuh pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang. Ketua KPUD DKI Jakarta, Sumarno, mengingatkan masyarakat yang akan hadir ke TPS pada hari pencoblosan untuk tidak membawa HP dan kamera ke dalam bilik suara.

"Dalam pemungutan suara nanti, pemilih itu tidak diperkenankan membawa kamera atau handphone yang berkamera ke dalam bilik suara," ujar Ketua KPUD DKI Jakarta, Sumarno, saat konferensi pers pengamanan Pilkada DKI Jakarta, Senin (13/2/2017).

Sumarno mengatakan bahwa pemilih dapat membawa HP saat hadir di TPS. Dirinya mengimbau, HP tersebut dapat dititipkan kepada petugas saat hendak masuk ke dalam bilik suara.


Ahli MUI Beri Penjelasan Soal Pernyataan Ahok yang Dinilai Menistakan Agama

"Kalau ke TPS boleh membawa, tapi begitu akan memasuki bilik suara, ada petugas yang memeriksa dan kemudian mohon HPnya di taruh di dekat bilik. Begitu masuk bilik suara tidak membawa apa-apa, kemudian mencoblos pilihannya menggunakan alat coblos yang telah disediakan," jelasnya.

Kebijakan tersebut, dikatakan Sumarno, telah menjadi ketentuan dan aturan dari penyelenggara untuk pemilih yang harus dipatuhi.

"Begitu akan masuk ke bilik suara, petugas dengan cara yang sangat sopan akan meminta atau mempersilakan HPnya ditaruh di tempat yang sudah disediakan. Kalau memang masih ngotot (menolak menitipkan HP), terpaksa dilakukan dengan agak keras. Karena memang itu aturan yang harus dipatuhi oleh semua pemilih," paparnya.

Hadiri Pemeriksaan di Polda Jabar, Habib Rizieq Bawa Naskah Tesis tentang Pancasila

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama
 
×
×