logo


Ketika Aa Gym Bicara Soal Penghina Agama dan Pilkada

Aa Gym mengingatkan siapa pun nanti yang terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada serentak mutlak karena pilihan Allah.

13 Februari 2017 00:49 WIB

KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).
KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid Bandung, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), hadir dalam Kajian Tauhid dan Silahturahmi Para Penghafal Alquran yang dihadiri oleh ribuan jemaah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (12/2).

Dalam ceramahnya, Aa Gym mengaku tak mau menghujat balik orang-orang yang telah menghina ulama. Ia menegaskan, dirinya lebih memilih untuk mendoakan mereka cepat sadar dan diampuni dosanya.

"Semoga Allah SWT mengampuni dan memberikan hidayah (pada) orang yang suka menghina dan memfitnah ulama," tutur Aa Gym itu saat memberikan ceramah di Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (12/2).


Aa Gym Doakan 'Tim Khusus' yang Menyerangnya Dapat Hidayah

Terkait Pilkada, Aa Gym mengatakan bahwa ajang tersebut merupakan kesempatan bagi umat muslim sebagai ajang menambah iman dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Hiruk pikuk Pilkada ini harus buat nambah iman kita. Apa artinya kita hanya membahas partai, tokoh, Ahok, tapi nggak nambah iman kepada Allah sedangkan semua itu makhluk ciptaan Allah semata," tutur Aa Gym.

Lantas, ia pun mengingatkan siapa pun nanti yang terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada serentak mutlak karena pilihan Allah.

Ini Komentar Aa Gym Disebut Ditolak Warga Kepulauan Seribu

Halaman: 
Penulis : Riana