logo


Intelijen Cium Adanya Praktik Politik Uang

Kepolisian akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menangkal adanya praktik money politics

11 Februari 2017 11:09 WIB

Kapolda Metro Jaya Mochamad Iriawan memberikan keterangan pers kepada awak media  di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (10/1).
Kapolda Metro Jaya Mochamad Iriawan memberikan keterangan pers kepada awak media di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (10/1). Jitunews/Citra Fitri Mardiana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepolisian akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menangkal adanya praktik money politics yang akan mengotori jalannya Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Informasi dari intelijen, mendengar akan ada money politics," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan, di Jakarta, Sabtu (11/2/2017).

Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Bawaslu dalam menangkap pelaku money politics tersebut. Dirinya mengimbau tidak boleh ada yang mengotori gelaran pesta demokrasi pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang.


Sikap Swing Voters Akan Jelas Setelah Rangkaian Debat Usai

Selain itu, pihaknya akan menindak tegas segala bentuk kecurangan dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Nanti kami tangkap itu semua yang bermain money politics, nanti koordinasikan dengan Bawaslu. Tidak boleh dikotori dengan kegiatan money politics. Jangan coba-coba money politics di Jakarta," tegas Kapolda Metro Jaya.

Irjen Pol M. Iriawan mengatakan, pihaknya akan terus memonitor setiap kejadian pada Pilkada DKI Jakarta mendatang termasuk mengamankan situasi agar kondusif.

"(Kami) monitor setiap perkembangan situasi, amankan. Jangan sampai ada intimidasi, money politics, manipulasi maupun kecurangan dari berbagai bentuk," paparnya.

Ahok Sebut Paslon Satu dan Tiga Bangun Opini yang Menyesatkan

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama