logo


Ahok-Djarot Pertanyakan Konsep Rumah Tanpa DP yang Digagas Anies-Sandi

Program tersebut dinilai tidak jauh beda dengan KPR

11 Februari 2017 10:12 WIB

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (kiri)-Djarot Saiful Hidayat (kanan) bersiap mengikuti Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (27/1).
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (kiri)-Djarot Saiful Hidayat (kanan) bersiap mengikuti Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (27/1). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, mempertanyakan soal rumah tanpa uang muka (DP) yang digagas pasangan Anies-Sandi. Konsep tersebut menurutnya tidak jauh beda dengan skema Kredit Perumahan Rakyat (KPR).

Menanggapi hal tersebut, Anies Baswedan menyebut terdapat perbedaan antara programnya dengan skema KPR. Perbedaan tersebut yakni pada down payment  (DP)-nya.

"Sederhana saja, Anda lihat skema KPR yang sekarang ada, Perbankan dan KPR, sama semuanya, bedanya adalah down payment (DP)-nya. Jadi tidak ada yang berubah dari sisi pembiayaan. Skemanya KPR, tetapi down payment-nya," ujar Anies pada konferensi pers usai debat kandidat Cagub-Cawagub DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/2/2017).


Debat Pamungkas, Ahok-Djarot Sukses Jawab Isu Perempuan, Narkoba dan Disabilitas

Anies menjelaskan bahwa programnya memiliki syarat yang sama seperti KPR. Nantinya, pihak bank akan mengecek rumah yang akan dikredit. Namun Anies menegaskan bahwa program tersebut bukanlah program kredit rumah gratis.

"Dicek rumahnya, kelayakannya, semua perizinannya, bedanya adalah down payment," ungkap Anies.

"Hati-hati, jangan sampai kredit gratis, tidak ada kredit gratis. Jadi yang benar adalah kredit seperti KPR biasa, hanya down payment-nya nol," jelasnya.

Anies juga menegaskan jika program tersebut bukan untuk membangun perumahan. Namun hanya memberikan kredit rumah yang berada di wilayah Jakarta.

"Jangan keliru ya, kami bukan mau membangun perumahan. Ini adalah Anda mau kredit, ambil dengan Bank DKI, lalu Anda mendapat kredit itu dengan DP nol," paparnya.

Agus Sebut "Insya Allah" Datang Shalat Subuh di Istiqlal

Halaman: 
Penulis : Sukma Fadhil Pratama