logo


Anang: Pers Jadi Penerang di Tengah Surplus Info Hoax

Pers ibarat lampu penerang di tengah berlimpahnya informasi palsu yang berdampak negatif bagi kehidupan masyarakat.

9 Februari 2017 15:16 WIB

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah.
Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah, mengatakan Peringatan Hari Pers Nasional yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2017 ini memiliki makna penting di tengah maraknya informasi hoax (palsu) yang beredar di masyarakat. Pers ibarat lampu penerang di tengah berlimpahnya informasi palsu yang berdampak negatif bagi kehidupan masyarakat.

"Pers Indonesia saat ini sangat memiliki peran yang strategis. Pers telah menjadi penerang di kondisi surplusnya informasi palsu di tengah masyarakat," ujar Anang di Jakarta, Kamis (9/2).‎

Politisi PAN ini juga ‎mengapresiasi upaya Dewan Pers yang melakukan sertifikasi terhadap media massa yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas pers.‎


Penggabungan Ekraf dan Pariwisata di Kabinet Jokowi, Anang Hermansyah: Salah Satu Sektor Akan Menjadi Anak Tiri

"Karena hari ini orang dengan mudah membuat media on line, setidaknya saat ini ada 43.400 portal sebagaimana rilis Dewan Pers dan hanya 234 yang terdaftar di Dewan Pers. Orang menulis sesuai seleranya tanpa melalui kaidah-kaidah jurnalistik yang benar. Langkah Dewan Pers patut diapresiasi," tuturnya.‎‎

Kendati demikian, suami Ashanti ini mengingatkan agar upaya sertifikasi Dewan Pers kepada media massa bukan dimaksudkan untuk melakukan kooptasi dan intervensi terhadap konten media massa. 

"Tetapi juga harus diingatkan, langkah sertifikasi tersebut jangan menjadi wajah baru negara untuk melakukan intervensi terhadap konten media massa. Jangan pernah kita mundur ke masa lalu," tutupnya.

Selain itu, ‎ Anang juga berharap pers Indonesia tetap menjadi pilar keempat demokrasi yang senantiasa menjadi pengontrol lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif. 

"Sikap kritis terhadap cabang-cabang kekuasaan negara jangan pernah padam dari pers. Pers, selain menjadi penyambung suara rakyat, juga menyuburkan semangat persatuan bangsa," tandas Anang.‎

Jumlah Perempuan di Parlemen Sedikit, Anggota DPR RI: "Perempuan Punyai Hak dan Kesempatan yang Sama"

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Syukron Fadillah